
Text
T311- Pengembangan Nanostructured Lipid Carrier Lemak Tengkawang (NLC-LT) Sebagai Emulgel Antiinflamasi (Nabila Nayif Nur Akmalia; Prof. Dr. rer. nat. Anis Yohana C., M.Si; Dr. Insan Sunan K., M.K.M)
Kulit merupakan bagian terluar tubuh yang berperan penting dalam menjaga kelembaban dan memiliki fungsi pelindung. Kerusakan pada lapisan kulit ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20240107 T311 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil T311Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2024 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi T311Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Kulit merupakan bagian terluar tubuh yang berperan penting dalam menjaga kelembaban dan memiliki fungsi pelindung. Kerusakan pada lapisan kulit epidermis dapat memicu respons inflamasi akibat terjadinya denaturasi protein tight junction yang berfungsi menjaga struktur lapisan kulit. Lemak tengkawang (Shorea sp.) mengandung asam lemak yang berpotensi sebagai agen antiinflamasi topikal karena asam lemak juga merupakan bagian dari fisiologis kulit. Potensi ini dapat dimaksimalkan dengan memformulasikan lemak tengkawang dalam bentuk Nanostructured Lipid Carriers (NLC) yang umumnya diketahui meningkatkan aktivitas dan oklusifitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lemak tengkawang, rasio lipid (gliseril monostearat dan asam oleat) serta kombinasi surfaktan dam ko-surfaktan (tween 80 dan gliserin) terhadap karakteristik NLC-Lemak Tengkawang (NLC-LT), NLC-LT lalu diinkorporasi dalam basis gel, serta menganalisis aktivitas antiinflamasi lemak tengkawang, NLC-LT, dan emulgel NLC-LT. Optimasi menggunakan desain Box-Behnken menunjukkan bahwa ukuran partikel NLC secara signifikan dipengaruhi oleh lemak tengkawang, fase lipid, dan surfaktan. Indeks polidispersitas dipengaruhi oleh lemak tengkawang dan surfaktan, sementara potensial zeta dipengaruhi oleh fase lipid dan surfaktan. Formula optimal menghasilkan NLC-LTF dengan ukuran partikel 276,9±62,2 nm, indeks polidispersitas 0,393, dan potensial zeta -53,5 mV, serta evaluasi morfologi menunjukkan bentuk sferis. Emulgel NLC-LTF dengan basis gel karbopol 1% menghasilkan karakteristik sifat reologi pseudoplastik non-newtonian dengan nilai rata-rata viskositas 7,47 ± 0,05 Pa dan pH sebesar 5,65 ± 0,01. E-NLC-LTF memiliki stabilitas yang baik karena tidak terjadi perubahan yang signifikan dari viskositas dan pH selama 3 siklus freeze-thaw. Aktivitas antiinflamasi lemak tengkawang, NLC-LTF, dan emulgel NLC-LTF ditunjukkan dengan nilai IC50 masing-masing 197,232 ppm, 146,457 ppm, dan 238,488 ppm. Dapat disimpulkan, karakteristik NLC-LTF dipengaruhi oleh komponen lemak tengkawang, fase lipid, dan surfaktan. Viskositas dan pH NLC-LTF stabil saat diinkorporasikan pada basis gel. Semua sampel (n = 3) memiliki aktivitas antiinflamasi dengan menghambat 50% denaturasi protein.
Kata Kunci: Lemak tengkawang, nanostructured lipid carrier, antiinflamasi
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






