
Text
T310- Kajian Pustaka Pengembangan Cempaka Kuning Untuk Sediaan Masker dan Potensi Herbal Indonesia Untuk Terapi Ajuvan Penyakit Covid-19 (Dewi Wulantresna; Dr. Ade Zuhrotun, M.Si; Dr. rer. nat. Anis Yohana C., M.Si)
Telah dilakukan penulisan dua manuskrip ulasan artikel. Manuskrip pertama berjudul Masker Wajah dengan Bahan Aktif Ekstrak Cempaka Kuning, telah ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20240106 T310 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil T310Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2021 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi T310Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Telah dilakukan penulisan dua manuskrip ulasan artikel. Manuskrip pertama berjudul Masker Wajah dengan Bahan Aktif Ekstrak Cempaka Kuning, telah diterima di Jurnal nasional terindeks Sinta S3: Kartika Jurnal Ilmiah Farmasi UNJANI. Ulasan artikel ini membahas tentang pengembangan bahan alam (natural compounds) terutama cempaka kuning yang memiliki aktivitas antioksidan dengan berbagai formula sediaan masker wajah. Dari hasil ulasan bunga cempaka kuning, daun dan biji terbukti memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 masing-masing 5,12 μg/ml, 5,41 μg/ml dan 1,98 μg/ml. Ekstrak etanol bunga cempaka kuning juga telah dibuat menjadi masker gel peel off yang juga bersifat antioksidan. Berdasarkan hasil review maka dapat disimpulkan bahwa Cempaka kuning dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi zat aktif pada sediaan kosmetik masker wajah karena kandungan metabolitnya terbukti aktif sebagai antioksidan. Manuskrip ulasan kedua berjudul Herbal Potential In Indonesia For Adjuvant Therapy To Corona Virus-19 Disease dengan status published pada Volume 7, Issue 10, hal 1696-1707 di Jurnal internasional terindeks scopus Q4: European Journal of Molecular and Clinical Medicine. Penulisan artikel ini dilatarbelakangi oleh adanya berbagai sediaan herbal telah di kembangkan dan diteliti untuk pencegahan dan sebagai terapi ajuvan COVID-19 atau menyembuhkan penyakit COVID-19, namun belum ada obat dan atau vaksin yang efektif untuk melawan COVID-19/SARS-COV-2. Beberapa tanaman herbal yang memiliki aktivitas antivirus berpotensi menjadi anti penyakit SARS-Cov-2 (COVID-19), khususnya kurkumin yang terdapat pada 6,34% formula obat tradisional di Indonesia. Produk herbal Stimuno® (ekstrak herba Phyllantus niruri), New Divens®(ekstrak herba Phyllantus niruri, ekstrak semen Nigella sativa), Vipalbumin Plus® (ekstrak Ophiocephalus striatus), dan Lianhua Qingwen® (kombinasi 13 herba) yang terbukti secara klinis Membantu meningkatkan system kekebalan tubuh. Berdasarkan studi literatur dapat disimpulkan bahwa potensi sediaan herbal sebagai obat tradisional untuk terapi ajuvan COVID-19 telah banyak diteliti dan menjadi terapi pelengkap preventif serta dapat menjadi adjuvan untuk COVID-19. Namun, hipotesis ini membutuhkan validasi eksperimental pada model infeksi pasien SARS-Cov-2 dan COVID-19.
Kata kunci: masker wajah, ekstrak etanol, cempaka kuning, antioksidan, terapi adjuvant dan produk herbal SARS-Cov-2, kurkumin, Phyllantus niruri.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






