Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4547- Formulasi dan Uji Aktivitas Antibakteri Sabun Cair Bayi Dengan Campuran Minyak Kayu Putih, Minyak Adas, dan Minyak Kamomil (Rayhan Zarra Safira; Dr. Yoga Windhu Wardhana, M.Si; Dr. Yasmiwar Susilawati, M.Si)


Kulit bayi yang sensitif membuatnya menjadi rentan alergi dan iritasi sehingga dibutuhkan sabun bayi yang aman dan dapat digunakan untuk semua jenis ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202401044547Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4547
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4547
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kulit bayi yang sensitif membuatnya menjadi rentan alergi dan iritasi sehingga dibutuhkan sabun bayi yang aman dan dapat digunakan untuk semua jenis kulit. Minyak kayu putih, minyak adas, dan minyak kamomil merupakan minyak atsiri dengan sifat antibakteri yang aman untuk bayi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formula terbaik sabun cair campuran minyak kayu putih, minyak adas, dan minyak kamomil dengan konsentrasi F1(0,5%), F2(1%), F3(1,5%), dan F4(2%) yang bersifat antibakteri yang memenuhi persyaratan mutu sabun cair. Metode pada penelitian ini yaitu uji aktivitas antibakteri pada campuran minyak kayu putih, minyak adas, dan minyak kamomil dengan perbandingan 2:3:1 menggunakan metode difusi sumuran, evaluasi persyaratan mutu sabun yaitu organoleptis, homogenitas, pH, stabilitas busa, bobot jenis, dan viskositas, uji aktivitas antibakteri sabun cair dengan metode difusi sumuran dan uji koefisien fenol, serta uji stabilitas dengan metode cycling test yaitu menyimpan sediaan pada suhu 4°C dan 40°C bergantian hingga 6 siklus. Hasil penelitian menunjukkan campuran minyak kayu putih, minyak adas, dan minyak kamomil dengan perbandingan 2:3:1 termasuk dalam kategori daya hambat kuat. Formula terbaik yang didapatkan pada penelitian ini adalah F4(2%) dengan hasil evaluasi yang memenuhi semua persyaratan mutu sabun cair baik pada kondisi suhu ruang maupun ketika cycling test dengan aktivitas antibakteri yang berdaya hambat sedang. Hasil evaluasi F4 (2%) saat cycling test yang dibandingkan dengan penyimpanan pada suhu ruang menggunakan independent t-test menunjukkan bahwa kondisi penyimpanan mempengaruhi stabilitas busa, bobot jenis dan viskositas sediaan.
    Kata kunci : Minyak kayu putih, minyak adas, minyak kamomil, antibakteri, sabun cair bayi
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi