Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

D061- Perancangan Modifikasi dan Sintesis α-Mangostin Terkonjugasi Asam Amino Sebagai Estrogen Receptor Alpha (Erα) Inhibitor (Hanggara Arifian; Prof. Muchtaridi, Ph.D; Prof. Rani Maharani, M.Si., Ph.D; Dr. Sandra Megantara, M.Farm)


α-Mangostin merupakan senyawa turunan xanton yang memiliki potensi sebagai
antikanker dan diketahui mampu menekan pertumbuhan sel kanker ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP20240094D061Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    D061
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    D061
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • α-Mangostin merupakan senyawa turunan xanton yang memiliki potensi sebagai
    antikanker dan diketahui mampu menekan pertumbuhan sel kanker payudara.
    Namun, α-mangostin memiliki beberapa kelemahan yaitu bioavailabilitas oral dan
    selektivitas yang rendah. Pada penelitian ini akan dilakukan modifikasi α-
    mangostin dengan cara mengkonjugasikannya dengan asam-asam amino seperti
    valin, leusin, dan isoleusin. Modifikasi ini diharapkan mampu meningkatkan
    bioavailabilitas dan selektivitas serta tetap mempertahankan efektivitas α-
    mangostin terhadap sel kanker payudara. Serta diharapkan penelitian ini
    memperoleh senyawa konjugat turunan α-mangostin yang aktif sebagai antagonis
    ERα.
    Penelitian ini didahului dengan perancangan konjugat yang dilakukan dengan
    mengkonjugasikan asam-asam amino pada posisi gugus hidroksi 3 atau/dan 6 pada
    α-mangostin. Semua konjugat ditapiskan menggunakan pemodelan farmakofor dari
    database yang tersedia. Selain itu, pada semua konjugat juga dilakukan prediksi
    farmakokinetik menggunakan server PreADMET. Kemudian, simulasi penambatan
    molekul pada semua konjugat dilakukan terhadap molekul reseptor estrogen. Dari
    hasil simulasi penambatan molekul dipilih konjugat yang dinilai mampu
    memberikan interaksi penting terhadap molekul Era. Selanjutnya, simulasi
    dinamika molekuler terhadap konjugat terpilih dilakukan selama 200 ns. Tahap
    berikutnya yaitu sintesis senyawa konjugat hasil penapisan in silico. Sintesis
    konjugat α-mangostin-leusin dilakukan menggunakan metode esterifikasi Steglich.
    Hasil sintesis dimurnikan menggunakan kromatografi kolom konvensional dan v
    selanjutanya dikarakterisasi menggunakan spektroskopi massa dan instrumentasi
    NMR (1H-NMR dan 13C-NMR). Tahap terakhir yaitu uji aktivitas biologi konjugat
    α-mangostin-leusin terhadap kultur sel MCF7.
    Hasil pemodelan farmakofor menggunakan pendekatan Ligand-Based Drug Design
    menunjukkan bahwa semua konjugat memenuhi fitur farmakofor yang terbentuk.
    Hasil simulasi penambatan molekul menunjukkan konjugat Am1Leu menghasilkan
    interaksi yang penting dengan reseptor estrogen-α (ERα) serta energi ikatan sebesar
    -10,74 kkal/mol. Analisis lebih lanjut dilakukan melalui simulasi dinamika
    molekuler selama jangka waktu 200 ns Am1Leu terhadap ERα. Berdasarkan hasil
    metode MMPBSA untuk pemodelan dinamika molekul, afinitas pengikatan 4-
    hidroksitamoxifen (ΔG Total= -53,25 kkal/mol) dan Am1Leu (ΔG Total= -53,33
    kkal/mol) dinilai sebanding. Konjugat terpilih (Am1Leu) disintesis menggunakan
    metode esterifikasi steglich dan didapatkan rendemen ±4,814 %. Konjugat yang
    dikarakterisasi menggunakan spektroskopi massa dan NMR menunjukkan hasil
    yang sesuai. Dari analisa hasil karakterisasi terbentuk konjugat 6,8-dihidroksi-2-
    metoksi-1,7-bis(3-metilbut-2-en-1-il)-9-okso-9H-xanthen-3-il leusinat (Am1Leu).
    Konjugat tersebut diukur aktivitasnya terhadap sel kanker MCF 7 dan menunjukkan
    IC50 sebesar 13,30 μg/mL dibandingkan dengan α-mangostin dengan IC50 sebesar
    22,12 μg/mL.
    Kata kunci: α-Mangostin, in silico, sintesis konjugat, antikanker
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi