
Text
T307- Evaluasi Drug Related Problems Pada Pasien Artritis Reumatoid Dengan Menggunakan Sistem Klasifikasi PCNE di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung (Nurafni N. Labuka; Prof. Rizky Abdulah, Ph.D; Sofa Dewi Alfian, M.KM., Ph.D; Dika Pramita Destiani, M.Farm)
Artritis Reumatoid (AR) adalah penyakit autoimun kronis yang dapat menyebabkan peningkatan resiko komplikasi dan komorbiditas. Hal tersebut akan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20240081 T307 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil T307Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2021 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi T307Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Artritis Reumatoid (AR) adalah penyakit autoimun kronis yang dapat menyebabkan peningkatan resiko komplikasi dan komorbiditas. Hal tersebut akan mengakibatkan terjadinya kompleksitas penyakit yang pada akhirnya menimbulkan potensi Drug Related Problems (DRPs). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi DRPs dan mengetahui faktor yang berkontribusi terhadap kejadian DRPs menggunakan sistem klasifikasi Pharmaceutical Care Network Europe (PCNE) versi 9.1. Klasifikasi DRPsnya berdasarkan klasifikasi domain utama untuk masalah, penyebab dan intervensi. Metode penelitian ini adalah observasional cross sectional pada populasi pasien rawat jalan Poli Reumatologi di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung dari September – Oktober 2020. Kriteria inklusi pada penelitian ini adalah pasien rawat jalan, didiagnosa AR pada rekam medik, usia > 18 tahun, telah menerima setidaknya satu obat diindikasikan untuk AR dan telah mendapat terapi AR minimal 1 bulan. Kriteria eksklusi pada penelitian ini adalah data rekam medis tidak lengkap dan tidak dapat ditelusuri/hilang. Data dianalisis secara deskriptif, fisher’s exact test dan regresi logistik. Dari 149 pasien diperoleh total
505 DRPs dengan rata-rata 3,4±1,9 DRPs per pasien teridentifikasi, dimana sebanyak 138 pasien (92,62%) dari populasi memiliki setidaknya satu DRPs. DRPs paling umum ditemui berdasarkan domain utama untuk masalah dan penyebab adalah ketidakpatuhan pasien (37,23%), pemilihan obat (27,92%), keamanan terapi (13,66%), efektivitas terapi (9,31%), dan dispensing (8,32%.). Penggunaan 5 obat atau lebih secara bersamaan didefinisikan sebagai polifarmasi. Pasien dengan polifarmasi mempunyai kemungkinan 6 kali (95%CI 1,688-21,332) lebih besar untuk mengalami DRPs. Potensi DRPs pasien AR adalah 92,62% memiliki setidaknya satu DRPs dan faktor yang berkontribusi terhadap kejadian DRPs adalah polifarmasi.
Kata kunci : Artritis reumatoid, DRPs, PCNE, Rawat Jalan
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






