
Text
4519- In Silico Polifenol Biji Kacang Hijau (Vigna rudiata L.) Sebagai Antikanker Payudara (Harsoning Tyas Mardisanutomo; Dr. Sandra Megantara, M.Farm; Prof. Muchtaridi, Ph.D., M.Si)
Kanker payudara subtipe luminal B adalah yang terbanyak di indonesia dan terapi hormonal menjadi rekomendasi terapi, namun tamoxifen sebagai terapi ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20240043 4519 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4519Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2023 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4519Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Kanker payudara subtipe luminal B adalah yang terbanyak di indonesia dan terapi hormonal menjadi rekomendasi terapi, namun tamoxifen sebagai terapi hormonal kurang efektif karena dimetabolisme oleh CYP2D6. Kacang hijau (Vigna radiata L.) diteliti mampu menghambat pertumbuhan kanker, namun senyawa apa yang memiliki efek tersebut belum diidentifikasi. Tujuan penelitian ini untuk menentukan lead compound dengan aktivitas anti-kanker payudara dari biji kacang hijau. Penelitian ini diawali dengan pemodelan dan skrining farmakofor melalui LigandScout 4.4.9, lalu simulasi penambatan molekuler menggunakan AutoDock Tools-1.5.7, identifikasi farmakokinetik dan toksisitas senyawa menggunakan PreADMET. Hasil dari penelitian ini menyarankan daidzein dengan pharmacophore fit score lebih dari 44%, ΔG sebesar -8,65 kkal/mol, IC50 sebesar 384,71 nM, amino acid similarity sebesar 50% dan profil farmakokinetik yang baik dapat menjadi kandidat lead compound anti kanker payudara.
Kata kunci: Kacang hijau (Vigna radiata L.), Kanker Payudara, In Silico
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






