
Text
4517- Aktivitas Ekstrak Etanol Bunga Rosella (Hibiscus Sabdariffa L.) Terhadap Bakteri Sensitif Penyebab Infeksi Saluran Kemih (Nadia Ulil Fatiya; Dr. Tina Rostinawati, M.Si; Imam Adi Wicaksono, M.Si)
Infeksi Saluran kemih (ISK) adalah infeksi bakteri yang paling umum ditemukan di semua kalangan usia dan dapat disembuhkan dengan obat golongan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20240041 4517 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4517Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2022 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4517Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Infeksi Saluran kemih (ISK) adalah infeksi bakteri yang paling umum ditemukan di semua kalangan usia dan dapat disembuhkan dengan obat golongan antibiotik. Levofloksasin dan Nitrofurantoin merupakan antibiotik dapat digunakan sebagai terapi ISK, namun karena tingginya kasus resistensi diharapkan tanaman obat dapat menjadi alternatif. Penelitian ini bertujuan untutk mengetahui aktivitas Ekstrak Etanol Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) terhadap bakteri penyebab ISK, diantaranya yaitu Escherichia coli, Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermidis, dan Shigella Sonnei. Uji sensitivitas dilakukan dengan metode difusi cakram Kirby-Bauer menggunakan antibiotik Levofloksasin dan Nitrofurantoin pada bakteri E. coli, S. aureus, S. epidermidis, dan S. Sonnei. Hasil penelitian didapatkan seluruh bakteri sensitif terhadap antibiotik uji. Kemudian dilakukan uji aktivitas ekstrak etanol bunga rosella terhadap bakteri dengan metode mikrodilusi dengan berpedoman pada standar dari Clinical and Laboratoty Institute Standards Institute (CLSI). Pada bakteri uji E. coli, S. aureus, dan S. epidermidis nilai Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) didapat pada konsentrasi ekstrak 15.63 mg/mL, sedangkan pada bakteri S. sonnei terdapat pada konsentrasi 7.81 mg/mL, dengan % kematian sel masing-masing yaitu sebesar 94.895%, 98.147%, 101.555%, dan 97.157%. Kemudian pada bakteri uji E. coli dan S. aureus nilai Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM) terletak pada konsentrasi 125 mg/mL, pada bakteri S. epidermidis pada konsentrasi 62.5 mg/mL, dan pada bakteri S. sonnei terdapat pada konsentrasi 31.25 mg/mL. Berdasarkan hasil yang didapat, Ekstrak Etanol Bunga Rosella memiliki aktivitas antibakteri yang lemah terhadap bakteri E. coli, S. aureus, S. epidermidis, dan S. Sonnei.
Kata Kunci: Bakteri sensitif, Infeksi saluran kemih, mikrodilusi, Konsentrasi Hambat Minimum (KHM), Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM)
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






