
Text
T302- Pembuatan Indikator Strip Berbasis Pigmen Betalain dari Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Untuk Analisis Logam Dalam Sampel Air (Raspati Dewi Mulyaningsih; Dr. Rimadani Pratiwi, M.Si; Prof. Dr. Aliya Nur Hasanah, M.Si)
Logam merupakan elemen penting bagi tubuh manusia, namun kelebihan logam dalam tubuh dapat bersifat toksik. Hingga saat ini, teknik analisis logam ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20240037 T302 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil T302Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2024 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi T302Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Logam merupakan elemen penting bagi tubuh manusia, namun kelebihan logam dalam tubuh dapat bersifat toksik. Hingga saat ini, teknik analisis logam masih menggunakan instrumen laboratorium dengan portabilitas sangat rendah, biaya yang tinggi, dan tidak memungkinkan pendeteksian cepat maupun on-site. Pigmen betalain yang terkandung dalam buah naga merah diketahui dapat berubah warna akibat paparan logam, hal ini dapat dimanfaatkan dalam pengembangan alat deteksi secara kolorimetri. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat indikator strip dengan mengkarakterisasi, menguji stabilitas ekstrak betalain dari buah naga merah sebagai reagen dengan paparan suhu dan pH, mengembangkan indikator strip terhadap logam Na, K, Ca, Ba, Fe, Al, Mg, Cu, Zn, Hg, Ni, Pb, serta mengevaluasi kondisi optimum berdasarkan parameter selektivitas dan sensitivitas. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak daging buah naga merah stabil pada suhu 5+3°C serta memberikan perubahan warna terhadap Cu dan Fe dari merah muda menjadi oranye (Cu) dan kuning (Fe). Adapun kondisi optimum indikator strip adalah menggunakan kertas Whatman CF1 mengandung 20µL ekstrak betalain 100 mg/mL dengan pH 4-5, menghasilkan batas kuantifikasi sebesar 3,133 mg/L (Cu) dan 4,736 mg/L (Fe) serta batas deteksi 1,034 mg/L (Cu) dan 1,563 mg/L (Fe), dengan estimasi rasio kompleks Cu-betalain adalah 1:2 dan 1:9 untuk Fe-betalain. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, indikator strip berbasis betalain dari buah naga merah dapat berpotensi menjadi metode alternatif untuk analisis deteksi logam Cu dan Fe dalam air secara on-site.
Kata kunci : Betalain, Logam, Kolorimetri, Hylocereus polyrhizus, Indikator strip
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






