Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

T301- Sintesis Mesopori Silika Imprinted Salbutamol Dengan Dua Komposisi Rasio TEOS/MTES Melalui Metode Penggabungan Langsung Untuk Pemisahan Salbutamol (Ike Susanti; Prof. Dr. Aliya Nur Hasanah, M.Si; Mutakin, M.Si., Ph.D)


Salbutamol merupakan salah satu obat yang dilarang penggunaannya selama atau di luar pertandingan oleh World Anti Doping Agency (WADA). Pada ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP20240036T301Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    T301
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    T301
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Salbutamol merupakan salah satu obat yang dilarang penggunaannya selama atau di luar pertandingan oleh World Anti Doping Agency (WADA). Pada penelitian ini, dilakukan sintesis Molecularly imprinted mesoporous silica untuk pemisahan salbutamol dengan metode penggabungan langsung menggunakan cetyltrimethylammonium bromide (CTAB) sebagai surfaktan, salbutamol sulfat sebagai molekul template, serta tetraethyl orthosilicate (TEOS), dan methyltriethoxysilane (MTES) sebagai prekursor silika. Keempat bahan dicampurkan secara langsung di dalam pelarut air. Sintesis dilakukan dengan dua perbandingan TEOS:MTES, yaitu 2:1 dan 3:1 (MIP-MS-1 dan MIP-MS-2). NIP-MS-1 dan NIP-MS-2 dibuat dengan perbandingan yang sama tanpa adanya penambahan molekul template. Hasil sintesis kemudian dikarakterisasi menggunakan, Fourier transform infrared spectroscopy (FTIR), scanning electron microscopy (SEM), dan Nitrogen Adsorption-Desorption Analysis dengan Brunnauer Emmet Teller (BET) dan dievaluasi kinerja analitiknya melalui evaluasi kemampuan adsorpsi dan kapasitas adsorpsi. Pada hasil FTIR menunjukkan bahwa sorben MIP-MS maupun NIP-MS memiliki gugus -OH stretching, -OH bending, gugus Si-C, gugus Si-O. Hasil SEM dari keempat sorben yang dianalisis menunjukkan bahwa bentuk partikel bulat dan memiliki ukuran pada range nanopartikel. Karakterisasi dengan Nitrogen adsorption-desorption analysis menunjukkan sorben MIP-MS-2 memiliki luas permukaan dan volume pori total lebih tinggi dari pada NIP-MS-2. Hasil dari evaluasi kapasitas adsorpsi menunjukkan bahwa MIP-MS-2 memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan MIP-MS-1 dengan nilai kapasitas adsorpsi 0,0934 mg/g dan NIP-MS-2 sebagai kontrol sebesar 0,0407 mg/g . Selanjutnya, MIP-MS-2 dan NIP-MS-2 digunakan sebagai sorben ekstraksi fase padat (SPE) untuk mengektrasi salbutamol di dalam sampel spike serum darah, dengan kondisi SPE hasil optimasi sebagai berikut: conditioning metanol 1ml kemudian H2O 1 mL; loading salbutamol 2 ppm 1mL; washing H2O:Asetonitril (1:1) 3x1 mL dan eluting metanol:asam asetat (95:5) 2x1 mL. Hasil %recovery diperoleh hasil untuk konsentrasi salbutamol 2 ppm sebesar 104,79% ± 1,01% unuk MIP-MS-2 dan 87,85% ± 17,75% untuk NIP-MS-2 dengan nilai imprinting factor (IF) 1,2. Hasil uji selektifitas menunjukkan bahwa MIP-MS-2-SPE salbutamol mengalami penurunan nilai IF salbutamol ketika berada bersamaan dengan terbutalin dalam serum menjadi 1,01 sedangkan diperoleh nilai IF yang lebih tinggi untuk terbutalin sebesar 1,21. Oleh karena itu berdasarkan keseluruhan hasil penelitian disarankan dilakukan proses optimasi sintesis MIP-MS untuk memperoleh polimer dengan selektivitas yang lebih baik.
    Kata Kunci : Salbutamol, Molecularly imprinted mesoporous silica, penggabungan langsung
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi