Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

T300- Pengaruh Zat Pembawa Fitosom-Ekstrak Etanol Buah Andaliman (Zanthoxylum Acanthopodium DC.) Terhadap Aktivitas Sitotoksik Pada Lini Sel MCF-7 (Siti Fauziyah ZD Sutisna; Prof. Dr. rer. nat. Anis Yohana C., M.Si; Riezki Amalia, Ph.D; Damaris Hutapea, M.Si)


Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC.), merupakan tanaman perdu yang buahnya banyak digunakan sebagai bumbu masakan tradisional oleh suku Batak. ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP20240034T300Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    T300
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    T300
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC.), merupakan tanaman perdu yang buahnya banyak digunakan sebagai bumbu masakan tradisional oleh suku Batak. Ekstrak etanol 70% buah andaliman mengandung alkaloid, polifenol, terpenoid dan flavonoid diketahui memiliki aktivitas antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh pembawa kompleks fitosom – Ekstrak Etanol Buah Andaliman (EEBA) terhadap aktivitas sitotoksik pada kanker payudara pada lini sel MCF-7.
    Pada penelitian ini digunakan metode ekstraksi digesti untuk mengekstraksi buah andaliman dengan pelarut etanol 70%. Determinasi tanaman Andaliman dilakukan di UPT Laboratorium Herbal Materia Medica Batu Provinsi Jawa Timur. Proses Skrining fitokimia dilakukan untuk alkaloid, polifenol, flavonoid, kuinon, monoterpene, terpen/steroid. Anti solvent precipitation digunakan sebagai metode pembentukan kompleks fitosom – Ekstrak Etanol Buah Andaliman dengan 3 variasi perbandingan molar, 3 variasi suhu dan 3 variasi kecepatan tetesan n-heksan. Untuk karakterisasi kompleks yang terbentuk dilakukan pengujian ukuran partikel, indeks polidispersitas, zeta potensial, uji stabilitas untuk 3 variasi suhu penyimpanan 4oC, 25oC dan 40oC, Efisiensi penjerapan, kromatografi lapis tipis dan Transmittion Electron Microscopy (TEM). Adapun untuk uji sitotoksisitas digunakan metode WST-1 pada panjang gelombang 450 nm pada sel HEK 293A dan sel lini MCF-7. Annexin V-PI digunakan untuk analisis Apoptosis kematian sel yang terjadi.
    Kesimpulan pada penelitian ini menunjukkan bahwa formulasi fitosom pada ekstrak etanol 70% buah andaliman diperoleh ukuran partikel 192.4 nm dengan nilai polidispersitas 0.783 dan zeta potensial-36.7V, relatif stabil pada penyimpanan di suhu 4oC, 25oC dan 40oC selama 2 minggu tanpa meningkatkan aktivitas sitotoksik pada lini sel MCF-7 dari EEBA dan selektivitasnya terhadap sel HEK 293A. Kematian sel yang terjadi akibat EEBA melalui mekanisme apoptosis dan late apoptosis akibat Fitosom-EEBA.
    Kata Kunci : Fitosom, Ekstrak Etanol Buah Andaliman, Kanker Payudara
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi