
Text
4513- Modifikasi Alfa Selulosa Hasil Fermentasi Limbah Cair Tahu Menjadi Na-CMC (Natrium Karboksimetil Selulosa) (Destri Jauharotun Nadhipah; Dr. Yoga Windhu Wardhana, M.Si; Dr. Nyi Mekar Saptarini, M.Si)
Limbah cair tahu merupakan limbah yang paling banyak dihasilkan oleh industri tahu. Sifatnya yang asam, dengan suhu dan kandungan senyawa organiknya ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20240028 4513 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4513Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2022 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4513Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Limbah cair tahu merupakan limbah yang paling banyak dihasilkan oleh industri tahu. Sifatnya yang asam, dengan suhu dan kandungan senyawa organiknya yang tinggi, menyebabkan limbah cair tahu dapat merusak lingkungan. Sehingga perlu dilakukan pengolahan agar limbah cair tahu tidak mencemari lingkungan. Selulosa dalam nata yang terbentuk hasil reaksi antara glukosa limbah cair tahu dan bakteri Acetobacter xylinum dapat dimanfaatkan menjadi eksipien farmasi Na-CMC. Na-CMC didapatkan melalui dua tahapan, yaitu alkalisasi dengan NaOH dan karboksimetilasi dengan Na-MCA. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Na-CMC yang optimal dari alfa selulosa hasil fermentasi limbah cair tahu dan juga mengetahui pengaruh konsentrasi NaOH dan jumlah Na-MCA (natrium monokloroasetat) terhadap perolehan rendemen. Hasil penelitian menunjukan kondisi optimal didapatkan pada konsentrasi NaOH 30% dan jumlah Na-MCA 5 g dengan perolehan rendemen 97,6%. Hasil analisis design expert didapatkan nilai p-value konsentrasi NaOH dan berat Na-MCA lebih dari 0,05. Hasil karakterisasi yang didapatkan antara lain didapatkan serbuk Na-CMC berwarna putih sampai krem dan bersifat higroskopis, menghasilkan endapan halus saat ditetesi BrCl2, memiliki nilai pH 6,71±0,02; viskositas 1% sebesar 20±4 cP; kadar 84,93±5,8%; susut pengeringan 4,6±1,15%; logam berat 0,0058%; persen Na 6,91%; DS 0,64; kemurnian 69,99±1,34%; kadar NaCl 30,00±1,34%; kerapatan sejati 1,74 g/mL; kerapatan curah 0,46±0,01g/mL, kerapatan mampat 0,58±0,03g/mL; indeks kompresibilitas Carr 20,46±3,2%; rasio hausner 1,25±0,05; laju alir 0,44±0,02g/s; dan sudut istirahat 47,71±2,35%. Hasil analisis swelling menunjukan bahwa Na-CMC hasil modifikasi mengembang pada suhu 70oC. Hasil identifikasi gugus fungsi menunjukkan bahwa Na-CMC hasil modifikasi diduga memiliki spektrum yang menyerupai Na-CMC baku. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa telah didapatkan Na-CMC dari alfa selulosa hasil fermentasi limbah cair tahu yang optimal. Selain itu disimpulkan juga bahwa konsentrasi NaOH dan berat Na-MCA tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perolehan rendemen.
Kata Kunci : Karakterisasi, Na-CMC, Limbah Cair Tahu
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






