
Text
4500- Studi In Silico Senyawa Pada Mahkota Nanas (Ananas comosus (L.) Merr.) Terhadap Reseptor Aril Hidrokarbon Untuk Dermatitis Seboroik (Ajeng Pristicha Putri; Dr. Sandra Megantara, M.Farm; Prof. Resmi Mustarichie, M.Sc)
Dermatitis seboroik (DS) merupakan suatu gangguan kulit akibat dari produksi sebum berlebih yang menyebabkan peningkatan pertumbuhan Mellasezia sp. ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20240014 4500 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4500Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2022 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4500Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Dermatitis seboroik (DS) merupakan suatu gangguan kulit akibat dari produksi sebum berlebih yang menyebabkan peningkatan pertumbuhan Mellasezia sp. Salah satu reseptor yang berperan dalam regulasi DS adalah Aryl Hidrocarbon receptor (AhR). AhR berperan dalam regulasi sistem imun dengan menghambat produksi IL-8. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode in silico, yang bertujuan untuk mengetahui aktivitas senyawa yang terkandung dalam limbah mahkota nanas (Ananas comosus (L.) Merr.) terhadap AhR sehingga dapat menjadi alternatif pengobatan DS, dan meningkatkan pemanfaatan limbah makanan secara optimal sehingga mencegah kerusakan lingkungan. Reseptor yang diujikan memiliki kode protein 5Y7Y, kandidat senyawa yang diujikan berjumlah 43 senyawa, dan menggunakan ketoconazole sebagai ligand pembanding. Senyawa tersebut diujikan menggunakan perangkat lunak AutoDock Tools, BIOVIA Discovery Studio, dan LigandScout. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, didapatkan hasil bahwa senyawa 2-Caffeoylisocitrate memiliki ikatan yang stabil dan aktivitas yang lebih baik dibandingkan Ketoconazole dengan ∆G sebesar -5,18 kkal/mol, sedangkan kontansta inhibisi sebesar 159.64 µM. Senyawa 2-Caffeoylisocitrate memiliki profil ADMET yang paling baik dibandingkan senyawa lainnya serta memenuhi aturan Lipinski.
Kata kunci: Dermatitis seboroik, mahkota nanas (Ananas comosus (L.) Merr.), in silico, reseptor aril hidrokarbon.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






