Detail Cantuman

Image of Kuasa Jepang di Jawa : Perubahan Sosial di Pedesaan 1942-1945

Text  

Kuasa Jepang di Jawa : Perubahan Sosial di Pedesaan 1942-1945


Semasa Perang Dunia II. Pulau Jawa diduduki oleh Jepang selama tiga setengah tahun. Kebijakan-kebijakan Jepang terhadap masyarakat pribumi bertujuan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    P00165S959.82 KUR kTersedia
    P00166S959.82 KUR kTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Budaya
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    959.82 KUR k
    Penerbit Komunitas Bambu : DEPOK.,
    Deskripsi Fisik
    iiv+618 hlm; 15,5 x 24 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    978-602-9402-56-8
    Klasifikasi
    959.82
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    1st ed
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Buku ini merupakan terjemahan dari karya asli berjudul "Mobilization and Control: A Study of Social Change in Rural Java, 1942-1945."
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Semasa Perang Dunia II. Pulau Jawa diduduki oleh Jepang selama tiga setengah tahun. Kebijakan-kebijakan Jepang terhadap masyarakat pribumi bertujuan untuk memperoleh sumber daya ekonomi dan manusia guna mendukung operasi militer lepang. Oleh karena itu, produksi dan distribusi hasil panen, serta bahan komoditas ditempatkan di bawah kontrol pemerintah, dengan prioritas pasokan diberikan untuk pasukan militer.

    Dalam melancarkan kebijakan ini, kerja sama dengan seluruh rakyat merupakan hal yang pokok. Pemerintah militer Jepang membuat berbagai program untuk menarik dukungan rakyat. sekaligus membentuk pemikiran dan tingkah laku mereka. Berbagai media propaganda digunakan, dan program-program "latihan" dijalankan melalui berbagai kelompok yang dibentuk masyarakat kelas bawah.

    Semua kebijakan Jepang itu merupakan strategi politik Jepang untuk menghasilkan nilai budaya dan kepercayaan yang baru. Namun, mengakibatkan masyarakat mengalami keguncangan yang tidak pernah dialami sebelumnya: eksploitasi sumber daya ekonomi menyebabkan meratanya kemiskinan secara luar biasa, perekrutan tenaga kerja pedesaan sebagai rómusha mengakibatkan terganggunya kegiatan pertanian, jarak antara berbagai kelompok sosial semakin tajam, dan gengsi kelas penguasa tradisional sungguh-sungguh digerogoti. Buku ini menelusuri perubahan-perubahan sosial ekonomi serta dampak psikologis yang terjadi dalam masyarakat di wilayah pedesaan Jawa selama masa pendudukan Jepang.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi