Detail Cantuman

Image of Mrědangga: Perubahan dan Kelanjutannya

Text  

Mrědangga: Perubahan dan Kelanjutannya


Istilah mrědangga tidak terlepas dengan istilah mandagi yang bentuknya mirip gendang telah dijumpai pada prasasti Sri Kahulunan menjelang abad IX ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    P00161S781.621 HEN mTersedia
    P00162S781.621 HEN mTersedia
    P00163S781.621 HEN mTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Budaya
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    781.621 HEN m
    Penerbit Fakultas Seni Pertunjukan ISI Denpasar : Jln. Nusa Indah.,
    Deskripsi Fisik
    xii, 233 halaman; 21 x 14 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    978-602-73711-5-6
    Klasifikasi
    781.621
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    Edisi I, Cetakan I
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Istilah mrědangga tidak terlepas dengan istilah mandagi yang bentuknya mirip gendang telah dijumpai pada prasasti Sri Kahulunan menjelang abad IX atau tahun 842 M. Kata mandagi (mrědangga) fungsi awalnya berkaitan dengan peresmian sima Barabudur. Dari kata mandagi berubah menjadi padahi berfungsi sebagai peresmian sima-sima yang lainnya. Namun dalam naskah-naskah kuno menurut hasil penelitian saudara Hendra Santosa, mrědangga adalah nama seperangkat instrumen (gamelan) yang berfungsi untuk memberikan semangat dalam peperangan. Sementara dalam kesempatan lain mrë dangga adalah nama instrumen itu sendiri.

    Hal ini menunjukan bahwa perubahan bentuk tersebut sangat dipengaruhi oleh perkembangan sistem teknologi masyarakat pendu- kungnya, sementara perubahan fungsi dan maknanya sangat dipe- ngaruhi oleh sistem kemasyarakatan, pengetahuan, ideologi, serta sistem religi yang dianut oleh habitat dimana mrědangga berada. Demikian pula dengan perkembangannya kemudian, mrědangga mengalami perubahan dalam wujud ensambel sangat tergantung dari peristiwa sejarah yang melingkupinya serta sikap para seniman dan masyarakat pendukungnya yang responsif memberikan interpretasi baru, secara redefinisi, reorientasi, dan rethingking sehingga mrë dangga mengalami perubahan bentuk, fungsi, dan makna secara tingkat lanjut.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi