Text
Metode Penelitian Kuantitaif
Borg and Gall (1989) mengungkapkan beberapa nama penelitian kuantitatif dan kualitatif. Penelitian kuantitatif disebut sebagai metode tradisional. ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan P00139S 001.42 SUG m Tersedia -
Perpustakaan Fakultas Ilmu BudayaJudul Seri -No. Panggil 001.42 SUG mPenerbit Alfabeta : Bandung., 2014 Deskripsi Fisik x, 334 halaman; ilus.; 24 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 979-8433-64-0Klasifikasi 001.42Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi Edisi I, Cetakan ISubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Borg and Gall (1989) mengungkapkan beberapa nama penelitian kuantitatif dan kualitatif. Penelitian kuantitatif disebut sebagai metode tradisional. positivistik, scientific, confirmatory, kuantitatif. Sedangkan metode kualitatif sering disebut sebagai metode baru, postpositivistic, discovery, interpretive dan kualitatif. Nama kedua metode tersebut yang paling banyak digunakan adalah metode kuantitatif dan kualitatif.
Perbedaan kedua metode tersebut, tidak semata-mata yang satu pakai angka dan yang lain tidak. Perbedaan kedua metode tersebut meliputi aksioma dasar, proses penelitian dan karakteristik penelitian itu sendiri. Dari segi proses, penelitian kuantitatif bersifat deduktif dan penelitian kualitatif bersifat induktif. Keberadaan metode tersebut tidak perlu dipertentangkan, karena justru satu sama lain saling melengkapi.
Bila ditinjau dari tingkat kesulitan, maka sebenarnya metode kualitatif lebih sulit bila dibandingkan dengan metode kuantitatif. Seperti dinyatakan oleh Borg and Gall 1988 bahwa "Qualitative research is much more difficult to do well than quantitative research because the data collected are usually subjective and the main measurement tool for collecting data is the investigator himself.
Pertanyaan yang sering muncul terhadap ke dua metode tersebut adalah apakah kedua metode itu dapat digabungkan. Dalam hal ini Thomas D. Cook and Charles Reichardt. (1978) menyatakan "To the conclusion that qualitative and quantitative methods themselves can never be used together Since the methods are linked to different paradigms and since one must choose between mutually exclusive and antagonistic world views, one must also choose between the methods trype" Kesimpulannya, metode kualitatif dan kuantitatif tidak akan pernah dipakai bersama-sama, karena ke dua metode tersebut memiliki paradigma yang berbeda dan perbedaannya bersifat mutually exclusive, sehingga dalam penelitian hanya dapat memilih salah satu metode.
Karena paradigma ke dua metode tersebut berbeda, maka sangat sulit menggabungkan metode tersebut digunakan dalam satu proses penelitian yang bersamaan. Menurut penulis, ke dua metode tersebut dapat digunakan bersama-sama atau digabung, tetapi dengan catatan sebagai berikut. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






