Text
Pengantar Awal Sosiolinguistik: Teori dan Problema
Kebutuhan akan hadirnya sosiolinguistik makin terasa, setelah ki ta menghadapi berbagai masalah kebahasaan yang ternyata tidak cukup diselesaikan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan P00121S 306.44 SUW p Tersedia -
Perpustakaan Fakultas Ilmu BudayaJudul Seri -No. Panggil 306.44 SUW pPenerbit HENARY OFFSET : SOLO., 1983 Deskripsi Fisik ix, 205 halaman; 21,5 x 14 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 306.44Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi Edisi II, Cetakan ISubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Kebutuhan akan hadirnya sosiolinguistik makin terasa, setelah ki ta menghadapi berbagai masalah kebahasaan yang ternyata tidak cukup diselesaikan hanya dengan pendekatan linguistik, tetapi memerlukan pula pertimbangan-pertimbangan nonlinguistik. Masalah demikian timbul karena di samping studi bahasa itu sendiri cenderung bersifat multudisipliner, juga karena adanya kenyataan-kenyataan bahwa: (1) bahasa itu selalu berubah sejalan dengan perubahan masyarakat pemakainya, (2) perubahan bahasa itu terjadi sebagai akibat adanya perubahan nilai masyarakat terhadap bahasa yang dipakainya, (3) perubahan nilai tersebut bersumber kepada perubahan-perubahan sosial-budaya yang dimiliki oleh masyarakat itu.
Dengan adanya kenyataan-kenyataan seperti di atas, maka perlu adanya ilmu yang bersifat interdisipliner dalam bidang kebahasaan. Yaitu ilmu yang menggarap masalah-masalah kebahasaan dalam hubungannya dengan masalah masalah luar bahasa. Ilmu interdisipliner yang menggarap masalah-masalah kebahasaan dalam hubungannya. dengan masalah-masalah sosial-budaya disebut sosiolinguistik.
Namun kenyataan menunjukkan bahwa buku-buku sosiolinguistik yang tertulis dalam bahasa Indonesia masih sangat langka. Меmang di sana sini telah terdapat tulisan-tulisan tentang bidang studi ini, tetapi biasanya hanya dipersiapkan sebagai bahan penataran, seminar, diskusi dan kegiatan-kegiatan lain sejenisnya. Dengan demiki an maka pengetahuan tentang sosiolinguistik di Indonesia relatif masih sangat terbatas, yaitu mereka yang kebetulan mendapat kesempatan mengikuti kegiatan-kegiatan seperti itu. Sedangkan masyarakat pada umumnya masih tetap awam terhadap bidang studi ini. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






