
Text
4480- Sintesis Multi-Template Molecular Imprinted Polymer Etil P-Metoksisinamat (EPMS) dan Etil Sinamat (ES) Dengan Monomer Asam Metakrilat dan Cross-Linker Ethylene Glycol Dimethacrylate (EGDMA) Melalui Polimerisasi Ruah (Anastasya Leatemia Triadenda; Prof. Dr. Aliya Nur Hasanah, M.Si; Driyanti Rahayu, MT)
Kencur (Kaempferia galanga, Linn.) merupakan tanaman tropis yang sering digunakan sebagai ramuan obat tradisional (jamu) dengan kandungan minyak ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20230196 4480 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4480Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2023 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4480Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Kencur (Kaempferia galanga, Linn.) merupakan tanaman tropis yang sering digunakan sebagai ramuan obat tradisional (jamu) dengan kandungan minyak atsiri sebanyak 2-4%. Kandungan tertinggi minyak atsiri kencur adalah senyawa etil sinamat (ES) sebesar 29.56% dan etil p-metoksisinamat (EPMS) sebesar 43.35%. Ektraksi EPMS dan ES dengan menggunakan metode konvensional memberikan hasil ekstraksi yang rendah dan memerlukan pelarut dalam jumlah banyak serta waktu ekstraksi yang lama, sehingga dibutuhkan metode yang lebih efektif dan memberikan hasil ekstraksi lebih banyak. Salah satu metode yang sedang berkembang dalam ekstraksi suatu senyawa adalah menggunakan material polimer yang dibuat dengan teknik pencetakan molekul (Molecular Imprinted Polymer/MIP). MIP merupakan polimer yang memiliki situs pengenalan khusus berupa rongga atau pori, dimana situs pengenalan tersebut berfungsi untuk mengenali molekul target dengan ukuran, bentuk, struktur dan sifat yang sama dengan molekul analit yang dijadikan sebagai template. Sintesis MIP dengan multi-template (MT-MIP) mampu mengekstraksi beberapa senyawa kimia sekaligus, sehingga dapat menghemat biaya dan mempersingkat waktu. Dalam penelitian ini, dilakukan sintesis dengan menggunakan dua template, yaitu EPMS dan ES. Penelitian ini meliputi proses sintesis MT-MIP dengan metode polimerisasi ruah, evaluasi kemampuan adsorpsi, kapasitas adsorpsi, dan selektivitas dari MT-MIP, karakterisasi fisik MT-MIP dengan menggunakan Fourier Transform Instrument Infrared (FTIR), Scanning Electron Microscope (SEM), dan Brunauer-Emmet-Teller (BET), serta aplikasi untuk ekstraksi EPMS dan ES dalam sampel ekstrak kencur. MT-MIP menunjukkan kemampuan adsorpsi terbaik diperoleh pada penggunaan pelarut n-heksan, dengan nilai kapasitas adsorpsi (KD) sebesar 0,42521 mg/g untuk EPMS dan 0,4742 mg/g untuk ES, serta selektivitas dengan nilai imprinting factor (IF) sebesar 1,03 untuk EPMS dan 1,05 untuk ES. Karakterisasi fisik MT-MIP menunjukkan keberhasilan proses polimerisasi dan proses ekstraksi template serta menunjukkan polimer yang tersintesis berbentuk tak beraturan (heterogen) dengan ukuran dalam rentang mikrometer. Aplikasi MT-MIP untuk ekstraksi EPMS dan ES dari ekstrak kencur etil asetat menghasilkan persen rendemen berturut-turut sebesar 9,75±0,004% dan 0,54±0,05% dengan kemurnian sebesar 98,88±0,13% dan 0,52±0,26%. Sedangkan untuk ekstraksi EPMS dan ES dari ekstrak kencur n-heksan menghasilkan persen rendemen berturut-turut sebesar 1,47±0,20% dan 0,64±0,02% serta kemurnian sebesar 95,24±4,76% dan 3,81±0,23%.
Kata kunci: kencur, etil parametoksi sinamat, etil sinamat, asam metakrilat, multi template MIP (MT-MIP)
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






