Text
Filsafat Kebudayaan: Proses Realisasi Manusia
Paradoks kebudayaan adalah bahwa kebudayaan merupakan entitas yang teramat konkrit sekaligus demikian abstrak. Ia konkrit karena sesungguhnya ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FIB008424 306.01 KUS f Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya Tersedia P00119S 306.01 KUS f Tersedia FIB008425 306.01 KUS f Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya Tersedia FIB007218 306.01 KUS f Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya Tersedia FIB007116 306.01 KUS f Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya Tersedia -
Perpustakaan Fakultas Ilmu BudayaJudul Seri -No. Panggil 306.01 KUS fPenerbit JALASUTRA : YOGYAKARTA., 2010 Deskripsi Fisik xx, 256 hlm; ilus., ind., biblio.; 21cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 978-602-8252-21-8Klasifikasi 306.01Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi Ed. 1; Cet. 2Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Paradoks kebudayaan adalah bahwa kebudayaan merupakan entitas yang teramat konkrit sekaligus demikian abstrak. Ia konkrit karena sesungguhnya menyangkut apa pun yang nyaris ada dalam dunia-manusia. Demikian abstrak karena segala bentuk pewacanaan tentangnya telah berkembang menjadi begitu rumit, skeptis, dan penuh kontroversi. Siapa pun yang mengikuti perkembangan wacana kebudayaan akan melihat kesenjangan yang kian menganga antara realitas budaya yang konkrit itu dengan kekisruhan pada wilayah pewacanaannya. Kesenjangan ini kemudian memunculkan pelbagai pendakuan (claim) tentang kebudayaan yang berpretensi substantif-obyektif atau bersifat empiris-positivistik (Biologi, Sosiologi, Antropologi, dan sebagainya) yang kini terasa sebagai semacam realisme-naif. Buku Filsafat Kebudayaan; Proses Realisasi Manusia karya Budiono Kusumohamidjojo ini menegaskan bahwa Filsafat Kebudayaan adalah kritik kebudayaan. Buku ini mencoba berkelindan di antara kedua kutub ekstrim dilematis di atas sambil cenderung berat pada keinginan memetakan substansi yang bernama kebudayaan dalam konstelasi dunia-manusia mutakhir. Dalam buku ini, penulis memetakan awal permasalahan mendasar kebudayaan dalam refleksi filosofis secara sistematik dan komprehensif. Pelbagai ilustrasi konkrit membuat konteks pembicaraan terasa aktual. Alur penjelasannya yang bernas-tangkas memudahkan pembaca mencerna semua konsep yang ditawarkan, selain juga mengasyikkan. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






