Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4477- Toksisitas Akut Ekstrak Daun Sungkai (Peronema canescens Jack) Pada Mencit galur BALB/C (Fahriza Ardiansyah; Prof. Dr. Sri Adi Sumiwi, MS; Prof. Dr. Jutti Levita, M.Si)


Sungkai (Peronema canescens) merupakan obat tradisional yang mempunyai beberapa kandungan senyawa metabolit sekunder yaitu flavonoid, alkaloid, ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202301934477Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4477
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4477
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Sungkai (Peronema canescens) merupakan obat tradisional yang mempunyai beberapa kandungan senyawa metabolit sekunder yaitu flavonoid, alkaloid, saponin dan tanin yang memilki aktivitas sebagai antiinflamasi, antibakteri, dan sebagai antihiperurisemia. Untuk menjamin keamanan obat tradisional, perlu dilakukan uji toksisitas akut sesuai dengan Peraturan Kepala Badan POM No. 7/2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai toksisitas akut (LD50), tingkat keamanan ekstrak daun Sungkai, dan gejala klinis yang ditimbulkannya untuk memenuhi syarat kualitas (quality), kemanjuran (efficacy), serta keamanan (safety). Ekstrak daun Sungkai yang telah dikentalkan kemudian diuji toksisitas akut selama 14 hari menggunakan mencit jantan galur balb/c dengan 3 kelompok uji yaitu kelompok kontrol suspensi Na-CMC 0,5%; ekstrak daun sungkai dosis 300 mg/kgBB, 2000 mg/kgBB, 5000 mg/kg/BB. Dilakukan skrining farmakologi pada 0, 30 menit, 60 menit, 240 menit setelah pemberian sediaan uji yang dilanjutkan pengamatan selama 14 hari. Hasil analisis skrining farmakologi didapatkan bahwa tidak terdapat efek toksik pada hewan uji karena tidak terdapat perbedaan pada pengamatan makropatologi. Sedangkan, hasil analisis pengamatan bobot badan memiliki p-value < 0,05 artinya terdapat perbedaan yang signifikan pada perubahan bobot badan mencit dalam 14 hari terhadap perlakuan tingkat dosis. Sampai pengamatan selama 14 hari, tidak terdapat kematian hewan uji pada semua kelompok. Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat efek toksik pada hewan uji. Terdapat perubahan bobot badan signifikan dan terdapat perubahan yang signifikan pada bobot organ hati, jantung, ginjal . LD50 ekstrak daun sungkai bisa dikategorikan dalam rentang 5-15 g/kg yaitu “Praktis Tidak Toksik‟
    Kata kunci: Sungkai (Peronema canescens), uji toksisitas akut, nilai LD50
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi