Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4466- Formulasi Sediaan Krim Antioksidan Yang Mengandung Mikrokapsul Fraksi Etil Asetat Buah Parijoto (Medinilla speciosa B.) (Alma Yunita Sari; Dr. Tiana Milanda, M.Si; Prof. Dr. rer.nat. Anis Yohana C., M.Si)


Buah parijoto merupakan tanaman yang berasal dari Kudus, Jawa Tengah, yang dipercaya oleh masyarakat sekitar memiliki khasiat untuk mencerahkan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202301824466Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4466
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4466
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Buah parijoto merupakan tanaman yang berasal dari Kudus, Jawa Tengah, yang dipercaya oleh masyarakat sekitar memiliki khasiat untuk mencerahkan kulit. Berdasarkan penelitian sebelumnya, diketahui bahwa buah parijoto memiliki kandungan flavonoid, saponin, dan kuinon serta menunjukkan aktivitas antioksidan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan mikrokapsul fraksi etil asetat buah parijoto, memformulasikan sediaan krim antioksidan yang mengandung fraksi etil asetat buah parijoto, mengevaluasi stabilitas sediaan krim, dan menguji aktivitas antioksidannya. Hasil penelitian didapatkan 6 formula mikrokapsul, dengan variasi konsentrasi fraksi etil asetat buah parijoto yakni 0,5%; 1%; 1,25%; 1,5%, 1,75%, dan 2,5% yang dilabeli secara berturut-turut yaitu F1, F2, F3, F4, F5, dan F6. Berdasarkan pengamatan organoleptis pada uji stabilitas dipilih 3 formula terbaik yakni F1, F2, dan F3 yang menunjukkan bentuk suspensi stabil dan homogen. Karakterisasi dilakukan dengan parameter meliputi ukuran partikel, indeks polidispersitas, zeta potensial, dan persen efisiensi enkapsulasi (%EE). Berdasarkan hasil karakterisasi tersebut terpilih satu formula terbaik yaitu formula F3 dengan ukuran partikel 0,2617 µm; nilai indeks polidispersitas 0,436; zeta potensial -35,9 mV dan % EE sebesar 82,871%. Mikrokapsul tersebut diformulasikan ke dalam sediaan krim yang menghasilkan formula FA dan formula FB dengan masing-masing konsentrasi fraksi etil asetat buah parijoto yang terkandung sebesar 0,15% dan 0,3%. Kedua formula tersebut memiliki stabilitas yang baik berdasarkan hasil uji organoleptis, pH, daya sebar, dan viskositas. Uji aktivitas mikrokapsul dan krim antioksidan secara in vitro menggunakan metode DPPH menunjukkan mikrokapsul dengan nilai IC50 8,423 ± 0,115 µg/mL, krim FA dengan nilai IC50 sebesar 15,920 ± 0,212 µg/mL, dan sediaan krim FB dengan nilai IC50 12,087 ± 0,364 µg/mL diikuti oleh berdasarkan uji aktivitas antioksidan secara in vitro menggunakan metode DPPH dibandingkan dengan ekstrak yang bernilai IC50 16,124 ± 0,357 µg/mL dan fraksi dengan IC50 12,185 ± 1,002 µg/mL. Krim formula FB dipilih sebagai formula terbaik karena memiliki nilai IC50 yang lebih tinggi serta menunjukkan stabilitas fisik yang baik ditinjau dari parameter organoleptis, viskositas, daya sebar, dan pH.
    Kata kunci: buah parijoto, mikrokapsul, krim, antioksidan
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi