
Text
4465- Formulasi dan Uji Aktivitas Sediaan Spray Propolis Berbasis Kitosan Terhadap Bakteri Penyebab Jerawat (Staphylococcus epidermidis) (Sri Betha Putri; Prof. Nasrul Wathoni, M.Si., Ph.D; Dr. Sandra Megantara, M.Farm; Dr. Ine Suharyani, M.Si)
Penghantaran obat secara topikal merupakan salah satu pilihan dalam pengobatan acne vulgaris. Namun, sediaan topikal seperti gel, salep, dan krim ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20230181 4465 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4465Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2023 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4465Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Penghantaran obat secara topikal merupakan salah satu pilihan dalam pengobatan acne vulgaris. Namun, sediaan topikal seperti gel, salep, dan krim memiliki masalah karena pengaplikasiannya menggunakan jari tangan sehingga menyebabkan kontaminasi mikroba. Penggunaan antibiotik topikal juga meningkatkan resiko resistensi bakteri terutama Staphylococcus epidermidis sebagai salah satu penyebab acne vulgaris. Dibutuhkan pengobatan alternatif yang memiliki resiko resistensi yang rendah seperti penggunaan bahan alam yang salah satu contohnya adalah propolis. Propolis memiliki aktivitas antibakteri yang menjanjikan sehingga penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan spray ekstrak propolis berbasis kitosan, mengevaluasi sediaan spray, serta menguji aktivitas antibakterinya terhadap S.epidermidis. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi sumuran dengan menggunakan delapan sampel, yaitu benzoil peroksida 5% (BZ), basis sediaan spray (F0), sediaan spray dengan ekstrak propolis 3%, 4,5%, 6% (F1, F2, F3), dan ekstrak etanol propolis 3%, 4,5%, 6% (E1, E2, E3). Penelitian ini menghasilkan tiga sediaan spray berbentuk suspensi dengan konsentrasi ekstrak yang berbeda, yaitu F1, F2, dan F3. Hasil pengukuran pH F1, F2, dan F3 berada dalam rentang persyaratan sediaan topikal yaitu 4-6. Pengukuran viskositas F1, F2, dan F3 memenuhi syarat spray larutan yaitu -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






