
Text
4461- Evaluasi dan Analisis Biaya Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Gagal Jantung di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Tahun 2017-2021 (Isma Syamsiyatul Adha; Neily Zakiyah, M.Sc., Ph.D; Prof. Irma Melyani Puspitasari, M.T., Ph.D)
Prevalensi gagal jantung di dunia dan di Indonesia terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pasien dengan gagal jantung perlu dilakukan terapi ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20230172 4461 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4461Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2023 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4461Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Prevalensi gagal jantung di dunia dan di Indonesia terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pasien dengan gagal jantung perlu dilakukan terapi dan manajemen agar penderita dapat lebih nyaman dalam melakukan berbagai aktifitas fisik dan dapat memperbaiki kualitas hidup. Studi penggunaan obat diperlukan untuk mengevalusai obat terkait dengan tujuan penggunaannya berdasarkan kondisi pasien. Salah satu yang mempengaruhi besarnya biaya penanganan gagal jantung adalah jenis obat yang digunakan. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi jenis dan kuantitas penggunaan antihipertensi bagi pasien gagal jantung di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) pada tahun 2017-2021 dan untuk mengetahui total biaya penggunaan obat antihipertensi bagi pasien gagal jantung. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Anatomical Therapeutic Chemical / Defined Daily Dose (ATC/DDD) dan Drug Utilizaion (DU) 90%. Dari hasil penelitian ini diketahui profil penggunaan antihipertensi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) periode tahun 2017-2021 untuk pasien gagal jantung dengan kode Internasional Classification of Diseases (ICD) 150.0 dan 150.1 yaitu furosemid, bisoprolol, candesartan, valsartan, ramipril, lisinopril, dan captopril. Obat yang paling banyak digunakan adalah furosemid dengan rata-rata 72,436 DDD/100 bed-days Sedangkan obat antihipertensi yang berada pada segmen Drug Utilizaion (DU) 90% setiap tahunnya adalah furosemid dan ramipril. Total biaya penggunaan obat antihipertensi berdasarkan segmen DU 90% di RSHS pada tahun 2017-2021 menunjukan bahwa tahun 2019 dan 2021 memiliki biaya paling rendah apabila dibandingkan dengan tahun 2017, 2018, dan 2020.
Kata Kunci : Gagal Jantung, Antihipertensi, Anatomical Therapeutic Chemical / Defined Daily Dose (ATC/DDD), Drug Utilizaion (DU) 90%, Analisis Biaya
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






