Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4457- Uji Sitotoksisitas Ekstrak Etanol, Fraksi Etil Asetat Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) dan Brazilin Terhadap Lini Sel Leukemia Mieloid Manusia KGIA dan K562 (Khaerunnisa Sekar Ningrum; Riezki Amalia, M.S., Ph.D; Imam Adi Wicaksono, M.Si)


Secang (Caesalpinea sappan L.) merupakan tanaman yang tersebar luas di Asia Tenggara dan dikenal telah banyak digunakan sebagai obat tradisional ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202301684457Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4457
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4457
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Secang (Caesalpinea sappan L.) merupakan tanaman yang tersebar luas di Asia Tenggara dan dikenal telah banyak digunakan sebagai obat tradisional untuk mengobati batuk, tuberkulosis, diare, disentri, infeksi kulit, dan anemia. Kayu secang (Caesalpinia sappan L.) berpotensi digunakan sebagai obat karena mengandung berbagai senyawa dan metabolit. Penelitian terdahulu menunjukkan ekstrak dan fraksi etil asetat kayu secang memiliki potensi sitotoksisitas terhadap berbagai lini sel kanker. Selain itu, brazilin, senyawa utama pada ekstrak kayu secang, diketahui memiliki kapasitas kelasi zat besi yang sama dengan deferiprone pada pengujian in vivo. Pada penelitian ini dilakukan pengujian sitotoksisitas ekstrak etanol dan fraksi etil asetat kayu secang, serta brazilin standar terhadap dua lini sel leukemia mieloid manusia KG1a dan K562 menggunakan metode WST-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol dan fraksi etil asetat kayu secang memiliki aktivitas sitotoksisitas kuat (10
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi