Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

T285- Preparasi dan Karakterisasi Dispersi Padat Amorf Kombinasi Brazilin dan Kurkumin Dalam Peningkatan Aktivitas Kelasi Besi (Rizqa Nurul Aulia; Dr. Sriwidodo, M.Si; Arif Budiman, M.Si., Ph.D)


Terapi kelasi besi merupakan prosedur medis yang digunakan untuk mengobati kelebihan besi pada pasien talasemia yang diakibatkan oleh transfusi darah ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP20230166T285Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    T285
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    T285
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Terapi kelasi besi merupakan prosedur medis yang digunakan untuk mengobati kelebihan besi pada pasien talasemia yang diakibatkan oleh transfusi darah berulang. Namun, Pemberian obat kelasi besi sintesis tidak dapat memperbaiki kerusakan oksidatif oleh besi dan memiliki efek samping yang merugikan. Studi sebelumnya melaporkan bahwa brazilin memiliki aktivitas kelasi besi dan antioksidan yang dapat digunakan pada pasien talasemia. Antioksidan pada brazilin dapat membantu memperbaiki kerusakan sel yang diakibatkan oleh kelebihan besi dalam tubuh. Namun, keterbatasan kelarutan dan rendahnya kadar brazilin pada kayu secang menjadi masalah dalam pengembangan formulasi obat. Kombinasi senyawa aktif tanaman telah dibuktikan mampu meningkatkan aktivitas anatioksidan jika dibandingkan dengan senyawa tunggal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan preparasi dan karakterisasi kombinasi brazilin dan kurkumin dispersi padat amorf dan menganalisa pengaruh terhadap disolusi serta aktivitas kelasi besi dan antioksidan secara in vitro. Metode pembuatan dispersi padat amorf dengan polimer PVP K30 dalam beberapa perbandingan dipreparasi menggunakan teknik solvent evaporation dan telah dikarakterisasi dengan PXRD dan nilai entrapment efficiency menunjukkan hasil yang baik jika dibandingkan brazilin tunggal. Karakterisasi dispersi padat brazilin dan kurkumin menggunakan PXRD menunjukkan pola halo dengan nilai entrapment efficieny yang termasuk dalam kategori baik yaitu >50% hal ini didukung dengan hasil profil disolusi yang baik dan kelarutan yang meningkat hingga 198.9 kali pada kurkumin dan 2.5 kali pada brazilin yang dibandingkan dengan senyawa tunggal. Peningkatan kelarutan ini berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas antioksidan dan kelasi besi dari kombinasi dispersi padat amorf kurkumin brazilin (KB PVP K30 1:5) dengan hasil aktivitas antioksidan sebesar 75,53% dan kelasi besi 61,86%, hasil ini meningkat jika dibandingkan dengan senyawa brazilin tunggal.
    Kata Kunci: Talasemia, Kurkumin, Brazilin, Kelasi Besi
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi