
Text
4450- Sintesis dan Karakterisasi Dual Functional Monomer MIP Untuk Isolasi Etil Parametoksi Sinamat dari Ekstrak Kencur Menggunakan Monomer Turunan Metakrilat Serta Trimetilpropana Trimetakrilat Sebagai Crosslinker (Angela Alysia Elaine; Prof. Dr. Aliya Nur Hasanah, M.Si; Dr. Rimadani Pratiwi, M.Si)
Kaempferia galangal L atau kencur merupakan tanaman yang banyak digunakan untuk pengobatan tradisional karena mengandung berbagai senyawa dengan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20230147 4450 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4450Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2023 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4450Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Kaempferia galangal L atau kencur merupakan tanaman yang banyak digunakan untuk pengobatan tradisional karena mengandung berbagai senyawa dengan aktivitas farmakologis dengan senyawa etil parametoksi sinamat (EPMS) sebagai senyawa utama pada tanaman kencur (51,6%). Ektraksi EPMS dengan menggunakan metode konvensional memberikan hasil ekstraksi yang rendah (0,98%) dengan waktu ekstraksi yang lama, sehingga dibutuhkan metode yang lebih efektif dan memberikan hasil ekstraksi lebih banyak. Teknologi molecular imprinted polymer (MIP) banyak dikembangkan untuk pemisahan analit karena memiliki selektivitas dan afinitas yang baik terhadap analit. Sintesis MIP dengan dua monomer fungsional (DM-MIP) dapat meningkatkan selektivitas dan kapasitas adsorpsi MIP. Dalam penelitian ini, dilakukan sintesis dengan menggunakan dua jenis monomer, yaitu asam metakrilat (MAA) dan 2-(trifluorometil)asam akrilat (TFMAA). Penelitian meliputi proses sintesis DM-MIP dengan metode polimerisasi ruah, evaluasi kemampuan, kapasitas, dan selektivitas dari DM-MIP, karakterisasi fisik DM-MIP dengan menggunakan Fourier Transform Instrument Infrared (FTIR), Scanning Electron Microscope (SEM), dan Brunauer-Emmet-Teller (BET), serta aplikasi DM-MIP untuk ekstraksi EPMS dalam sampel ekstrak kencur. DM-MIP disintesis dalam dua kondisi, yaitu DM-MIP 1 (sintesis langsung) dan DM-MIP 2 (disintesis setelah proses pra-polimerisasi di suhu 4°C 24 jam). DM-MIP 1 menunjukkan kapasitas adsorpsi (KD) sebesar 0,7025 mg/g dan imprinting factor (IF) sebesar 3,32. Sedangkan, DM-MIP 2 menunjukkan KD sebesar 0,0033 mg/g serta IF sebesar 2,81. Karakterisasi fisik DM-MIP 1 dan DM-MIP 2 menunjukkan keberhasilan proses polimerisasi dan proses ekstraksi template serta menunjukkan polimer yang tersintesis berbentuk spherical dengan ukuran dalam rentang mikrometer. Aplikasi DM-MIP 1 dan DM-MIP 2 untuk ekstraksi EPMS dari ekstrak kencur menghasilkan persen rendemen berturut-turut sebesar 64,931±1,8% dan 3,861±1,41% serta kemurnian sebesar 94,913±1,25% dan 92,485±0,68%. Hasil tersebut menunjukkan DM-MIP 1 memiliki kapasitas dan selektivitas yang lebih baik terhadap EPMS jika dibandingkan dengan DM-MIP 2.
Kata kunci: kencur, etil parametoksi sinamat, asam metakrilat, 2-(trifluorometil)asam akrilat, dual-functional monomer MIP (DM-MIP).
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






