Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

T283- Analisis Utilitas Biaya Targeted Risk Screening Dibandingkan Dengan Opportunistic Screening Diabetes Melitus di Indonesia Menggunakan Metode Markov Model (Ilyas Nur Fatahillah; Auliya A. Suwantika, Ph.D; Neily Zakiyah, M.Sc., Ph.D)


Tujuan: Melakukan analisis utilitas biaya dengan membandingkan targeted-risk screening dengan opportunistic screening DM di Indonesia serta ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP20230146T283Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    T283
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    T283
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Tujuan: Melakukan analisis utilitas biaya dengan membandingkan targeted-risk screening dengan opportunistic screening DM di Indonesia serta menganalisis faktor yang paling berpengaruh terhadap nilai incremental cost-effectiveness ratio (ICER).
    Metode: Penelitian ini dilakukan dengan menginteraksikan data-data input parameter yang terbagi pada 3 variabel; variabel epidemiologi, variabel biaya, dan variabel utilitas menggunakan markov model dengan siklus 1 tahun dan time horizon 20 tahun. Data yang digunakan adalah data sekunder pada jurnal dan situs-situs resmi. Hasil interaksi data dianalisis untuk mendapatkan nilai ICER dan menentukan kuadran pada cost effectiveness-plane. Kemudian dilakukan analisis sensitivitas untuk menentukan faktor yang paling berpengaruh pada nilai ICER.
    Hasil: Targeted-risk screening memiliki total estimasi biaya sebesar Rp 12.923.245 per 13,402 QALYs dan opportunistic screening sebesar Rp 26.350.775 per 13,208 QALYs. Didapatkan nilai incremental cost sebesar -Rp 13.427.530 dan nilai incremental QALYs sebesar 0,194.
    Kesimpulan: Targeted-risk screening DM di Indonesia menunjukkan hasil yang cost-saving dibandingkan opportunistic screening karena memberikan manfaat yang lebih besar dengan biaya yang lebih rendah. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa kualitas hidup pasien DM komplikasi dengan late treament, kualitas hidup pasien DM tanpa komplikasi dengan early treatment, dan kualitas hidup pasien DM yang tidak terdiagnosis merupakan faktor yang paling berpengaruh pada ICER.

    Kata kunci: Diabetes melitus, markov model, Indonesia, screening, analisis utilitas biaya
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi