Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4437- Formulasi dan Uji Iritasi Akut Dermal Sediaan Lotion Telon Bayi Dengan Aktivitas Repellent dan Antibakteri (Nadya Putri Maharani; Dr. Yoga Windhu Wardhana, M.Si; Dr. Rini Hendriani, M.Si)


Formulasi antara kosmetika bayi dan orang dewasa berbeda, bahan yang digunakan pada kosmetika bayi harus lebih aman dan tidak menyebabkan iritasi. ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202301294437Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4437
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4437
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Formulasi antara kosmetika bayi dan orang dewasa berbeda, bahan yang digunakan pada kosmetika bayi harus lebih aman dan tidak menyebabkan iritasi. Diantara produk kosmetika bayi dan anak yang sudah melegenda adalah minyak telon yang terdiri dari minyak kayu putih, minyak adas, dan minyak kelapa. Dalam perkembangannya ditambahkan minyak lain seperti minyak lavender untuk meningkatkan khasiat dari campuran minyak telon. Kebutuhan akan kepraktisan dan kemudahan, terdapat inovasi dan kreativitas terhadap bentuk sediaan dari minyak telon dalam bentuk sediaan lain seperti lotion yang harus terjamin keamanannya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formulasi terbaik dan aman dari lotion telon bayi dengan aktivitas repellent dan antibakteri. Metode penelitian yang dilakukan meliputi karakterisasi minyak atsiri, formulasi dan optimasi formula dengan perbandingan polysorbate 60 : cetostearyl alcohol pada F1, F2, F3, dan F4 berturut-turut yaitu (7:3; 7,333:2,667: 7,667:2,333; 8:2), evaluasi fisikokimia berupa organoleptik, tipe emulsi, pH, viskositas, daya sebar, dan stabilitas, serta pengujian aktivitas repellent terhadap nyamuk Aedes aegypti, pengujian aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan pengujian iritasi akut dermal terhadap kelinci albino. Hasil formulasi F1 hingga F3 memenuhi semua persyaratan evaluasi fisikokimia, sedangkan F4 tidak memenuhi persyaratan daya sebar. Hasil optimasi formula menunjukkan formula terbaik lotion yaitu F3 dengan perbandingan polysorbate 60 : cetostearyl alcohol (7,667 : 2,333). Hasil pengujian aktivitas repellent menunjukkan rata-rata daya proteksi lotion sebesar 84,7% selama 6 jam. Hasil uji iritasi akut dermal menunjukkan nilai indeks iritasi primer 0 yang termasuk dalam kategori iritasi sangat ringan. Hasil dari pengujian aktivitas antibakteri didapatkan diameter zona hambat lotion 2,467 ± 0,431 mm. Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan formula terbaik yaitu F3 yang memiliki daya proteksi repellent 84,7% dengan aktivitas antibakteri yang lemah, dan sediaan dinyatakan aman.
    Kata kunci: Minyak telon, lotion, repellent, iritasi akut dermal
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi