Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4434- Mekanisme Kematian Sel Kanker Paru A549 Melalui Jalur AKT dan Stat3 Oleh Ekstrak Callyspongia aerizusa (Annida Adha Nurhaniefah; Yuni Elsa Hadisaputri, MBS.,Ph.D; Dr. Ade Zuhrotun, M.Si)


Kanker adalah penyakit yang terjadi akibat perkembangan dan pertumbuhan sel yang abnormal. Pada tahun 2020, kanker paru-paru berada pada urutan kedua ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202301244434Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4434
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4434
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kanker adalah penyakit yang terjadi akibat perkembangan dan pertumbuhan sel yang abnormal. Pada tahun 2020, kanker paru-paru berada pada urutan kedua kanker yang paling sering didiagnosis (11,4%) dan mengakibatkan kematian (18,0%). Kanker paru-paru ini bermula dari bagian sel epitel bronkial paru-paru yang abnormal. Beberapa obat kanker yang telah digunakan berasal dari bahan bahari, seperti eribulin mesilat (Halaven®) sebagai obat kanker payudara dan Ara-C (Cytarabine®) sebagai obat kanker darah dan kelenjar limfa, tetapi obat bahan bahari untuk kanker paru-paru belum diketahui. Callyspongia aerizusa (CA) merupakan spons yang berpotensi menjadi pengobatan kanker paru-paru dengan aktivitas sitotoksik yang kuat (9,38 μg/mL) terhadap sel kanker paru A549. Meskipun demikian, pengaruh ekstrak CA terhadap ekspresi mRNA PTEN, AKT, mTOR dan STAT3 yang berperan dalam sintesis protein penanda keganasan kanker belum diketahui. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengukur ekspresi mRNA tersebut menggunakan metode amplifikasi dengan RT-PCR serta visualisasi dengan metode elektroforesis dan analisis dengan ImageJ setelah pemaparan 2,5 µg/mL ekstrak CA selama 0,12 dan 24 jam pada lini sel A549. Hasil menunjukkan bahwa pemaparan 2,5 µg/mL ekstrak CA selama 24 jam dapat menurunkan ekspresi mRNA STAT3. Dengan demikian, ekstrak CA tidak terlibat dalam mekanisme kematian sel kanker paru-paru A549 dengan mempengaruhi ekspresi mRNA pada jalur Akt, melainkan hanya mempengaruhi ekspresi mRNA pada jalur STAT3.
    Kata kunci: Kanker paru-paru, Callyspongia aerizusa, ekspresi mRNA, sel A549
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi