
Text
4426- Pengetahuan dan Sikap Warga Terhadap Depresi Pasca Persalinan dan Pengobatannya di Kota Bandung (Nabilah Rizky Khairunnisa; Prof. Irma Melyani Pupitasari, MT., Ph.D; Neily Zakiyah, M.Sc., Ph.D; Farida Rendrayani, S.Farm., M.Farm)
Depresi pascapersalinan (DPP) adalah depresi yang terjadi setelah melahirkan. Sebanyak 1 dari 5 wanita memiliki masalah kesehatan jiwa saat hamil ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20230113 4426 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4426Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2023 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4426Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Depresi pascapersalinan (DPP) adalah depresi yang terjadi setelah melahirkan. Sebanyak 1 dari 5 wanita memiliki masalah kesehatan jiwa saat hamil ataupun setelah melahirkan dan ini bisa terjadi pada siapa saja. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah para ibu umumnya tidak tahu atau tidak mencari bantuan saat mengalami DPP yang disebabkan oleh stigmatisasi warga sekitar terhadap gangguan jiwa. Maka dari itu, penting untuk mengetahui pengetahuan dan sikap warga dalam menghadapi DPP terutama di Kota Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap warga mengenai DPP serta mengidentifikasi faktor sosiodemografi dan karakteristik klinis yang berasosiasi terhadap pengetahuan dan sikap warga di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional dengan penyebaran kuesioner yang terdiri dari 20 pertanyaan pengetahuan dan sikap dalam bentuk Google Form pada warga Kota Bandung pada bulan Mei-Juni 2023. Analisis statistik yang digunakan adalah deskriptif, bivariat dengan metode Chi-square dan multivariat regresi logistik. Hasil menunjukkan bahwa dari 431 responden, didapatkan bahwa warga Kota Bandung memiliki pengetahuan yang yang tinggi (58,24%) dan sikap yang negatif (56,21%) terhadap depresi pascapersalinan. Faktor yang memiliki asosiasi yang signifikan dengan pengetahuan adalah jenis kelamin (OR 3,132 [CI 95% 2,024-4,846], p < 0,001) dan profesi (OR 3,352 [CI 95% 0,159-0,542], p < 0,001). Selain itu faktor yang signifikan terhadap sikap adalah jenis kelamin (OR 3,443 [CI 95% 2,148-5,520], p < 0,001) dan profesi (OR 2,101 [CI 95% 1,254-3,525], p = 0,005). Warga Kota Bandung masih memiliki sikap yang negatif terhadap DPP walaupun memiliki pengetahuan yang tinggi. Edukasi dan promosi kesehatan jiwa diperlukan untuk memperbaiki sikap warga Kota Bandung terhadap DPP dan pengobatannya terutama pada pria dan warga yang berprofesi selain dari tenaga kesehatan.
Kata kunci: depresi pascapersalinan, warga kota bandung, pengobatan gangguan jiwa
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






