
Text
4425- Optimasi Alfa Selulosa dari Limbah Cair Tahu Pada Proses Fermentasi dan Isolasi Alfa Selulosa (Savira Dwi Utami; Dr. Insan Sunan K., S.Si., M.KM; Dr. Yoga Windhu Wardhana, M.Si)
Nata de soya merupakan produk pangan organik hasil fermentasi dari limbah cair tahu yang dibantu oleh bakteri Acetobacter xylinum. Hasil rendemen ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20230111 4425 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4425Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2023 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4425Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Nata de soya merupakan produk pangan organik hasil fermentasi dari limbah cair tahu yang dibantu oleh bakteri Acetobacter xylinum. Hasil rendemen nata de soya nantinya akan setelah melewati beberapa proses menjadi eksipien alternatif farmasi yaitu serbuk alfa selulosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi urea dan starter bakteri pada proses fermentasi nata de soya dan mengetahui pengaruh pH dan suhu pemanasan pada proses isolasi alfa selulosa untuk menghasilkan rendemen serbuk alfa selulosa dan kadar alfa selulosa. Penelitian ini dilakukan menggunakan software Design expert dengan metode Central Composite Design (CCD) yang bertujuan untuk memperoleh perlakuan optimum pada masing-masing proses. Titik Optimum hasil rendemen nata de soya memperoleh hasil perlakuan konsentrasi urea 1% dan konsentrasi starter bakteri 21.0355% dengan perolehan rendemen nata de soya 81.675%. Sedangkan pada proses isolasi alfa selulosa kombinasi titik optimum diperoleh pada penggunaan pH 6 dan suhu 75 dengan hasil perolehan rendemen serbuk selulosa sebesar 71.370% dan kadar alfa selulosa sebesar 90.579%.
Kata kunci: limbah cair tahu, nata de soya, alfa selulosa, optimum
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






