Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4424- Studi Karakterisasi dan Kemampuan Oksidatif dari Dua Varian Oksitetrasiklin (Farid Danial Shaleh; Dr. Yoga Windhu Wardhana, M.Si; Muhamad Egi Asidiqi, S.Farm)


Oksitetrasiklin merupakan golongan tetrasiklin yang banyak digunakan dalam pengobatan veteriner sebagai antibiotik spektrum luas untuk hewan yang ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202301104424Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4424
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4424
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Oksitetrasiklin merupakan golongan tetrasiklin yang banyak digunakan dalam pengobatan veteriner sebagai antibiotik spektrum luas untuk hewan yang terinfeksi bakteri gram negatif atau positif. Terdapat dua varian oksitetrasiklin yang umum digunakan yaitu oksitetrasiklin dihidrat (OTCD) dan oksitetrasiklin hidroklorida (OTCH). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan varian oksitetrasiklin yang berpeluang untuk digunakan dalam pengembangan sediaan injeksi kerja panjang (long-acting) berdasarkan sifat fisikokimia yang dimilikinya. Metode yang dilakukan pada penelitian ini meliputi pemeriksaan bahan baku, karakterisasi bahan baku yang meliputi Thermogravimetric Analysis (TGA), Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) dan Powder X-ray Diffraction (PXRD), uji kelarutan jenuh dan uji degradasi oksidatif. Hasil pemeriksaan bahan baku menunjukkan pemerian yang sesuai dengan literatur. Pada karakterisasi bahan baku menggunakan TGA diperoleh total massa yang hilang untuk OTCD dan OTCH berturut-turut yaitu sebesar 55,46% dan 74,76%. Hasil FTIR menunjukkan perbedaan spektrum puncak pada bilangan gelombang 3600-3100 cm-1 yang menunjukkan perbedaan bentuk senyawa hidrat dan garam. Analisis difraktogram PXRD memberikan hasil bahwa kedua senyawa memiliki bentuk padatan kristal dan memiliki karakteristik derajat 2θ yang mirip dengan standar. Hasil uji kelarutan jenuh untuk OTCD dan OTCH yaitu sebesar 278,85 ± 1,13 mg/L dan 1455,6 ± 18,57 mg/L di mana hasil tersebut menunjukkan sifat kelarutan senyawa yang sesuai dengan literatur. Uji degradasi oksidatif dengan penambahan larutan H2O2 30% yang kemudian didiamkan selama 24 jam menunjukkan bahwa OTCD memiliki ketahanan oksidasi lebih baik dibandingkan OTCH dengan nilai total degradasi berturut-turut sebesar 8,35% dan 9,26%. Senyawa OTCD memiliki sifat yang lebih unggul dalam ketahanan terhadap panas, kestabilan dalam larutan air, serta ketahanan terhadap oksidasi sehingga dapat dijadikan sebagai varian oksitetrasiklin yang berpeluang untuk digunakan dalam pengembangan sediaan injeksi kerja panjang (long-acting).
    Kata kunci: OTCD, OTCH, karakterisasi bahan baku, kemampuan oksidatif
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi