Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4414- Skrining Glukomanan Pada Beberapa Tanaman Famili Dioscoreaceae dan Moraceae Serta Karakterisasi Potensinya Sebagai Eksipien (Tiara Anisya Rachman; Dr. Yoga Windhu Wardhana, M.Si; Prof. Dr. rer.nat. Anis Yohana C., M.Si)


Glukomanan merupakan polisakarida alami yang mulai banyak dimanfaatkan dalam industri farmasi. Sumber glukomanan yang popular di Indonesia adalah ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202301004414Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4414
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4414
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Glukomanan merupakan polisakarida alami yang mulai banyak dimanfaatkan dalam industri farmasi. Sumber glukomanan yang popular di Indonesia adalah umbi porang (Amorphophallus muelleri Blume). Namun, sulit untuk memperoleh porang yang cukup karena diperlukan peningkatan produktivitasnya. Untuk memenuhi kebutuhan glukomanan, perlu dilakukan eksplorasi mengenai sumber tanaman alternatif yang dapat menghasilkan glukomanan. Dipilih lima tanaman uji dari famili Dioscoreaceae (umbi gadung, umbi uwi, umbi gembolo) dan Moraceae (biji nangka, biji cempedak) yang memiliki karbohidrat tinggi. Kelima tanaman uji tersebut diekstraksi dengan metode ekstraksi berulang menggunakan etanol 70% kemudian dilakukan standardisasi ekstrak. Pengujian kadar glukomanan dilakukan dengan metode asam 3,5-dinitrosalisilat (DNS) dan ditentukan karakteristik fungsinya sebagai eksipien melalui pemeriksaan sifat fisik ekstrak glukomanan berupa sifat alir, Water Absorption Index (WAI), dan viskositas. Diperoleh hasil bahwa dari kelima tanaman uji, hanya umbi gembolo (Dioscorea bulbifera) yang terdeteksi mengandung glukomanan sebesar 9,469±0,122%. Hasil pemeriksaan kadar air ekstrak gembolo sebesar 6,081±0,030% dan kadar abu total sebesar 1,071±0,029%. Sifat alir ekstrak glukomanan umbi gembolo unggul dengan sudut diam sebesar 19,194±0,624º dan laju alir 9,678±0,744 g/s. WAI dan viskositas yang diperoleh cenderung kecil yaitu sebesar 3,707±0,070 g/g dan 6,067±0,115 mPa s. Umbi gembolo berpotensi untuk diteliti lebih lanjut sebagai salah satu alternatif sumber glukomanan di Indonesia.
    Kata kunci: Glukomanan, Dioscoreaceae, Moraceae, metode DNS, karakterisasi
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi