
Text
4401- Pembuatan Strip Indikator Berbasis Polimer Untuk Deteksi Deksametason Pada Jamu (Vandie Charlie; Dr. Rimadani Pratiwi, M.Si; Driyanti Rahayu, MT)
Deksametason adalah Bahan Kimia Obat (BKO) yang dilarang ditambahkan kedalam produk jamu karena efek samping yang diberikan BKO dapat terjadi akibat ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20230074 4401 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4401Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2023 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4401Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Deksametason adalah Bahan Kimia Obat (BKO) yang dilarang ditambahkan kedalam produk jamu karena efek samping yang diberikan BKO dapat terjadi akibat pemberian dengan dosis yang tidak terkontrol. Strip indikator dengan bahan dasar polimer selulosa pelepah pisang dan polimer polimetilmetakrilat (PMMA) dengan penambahan pereaksi asam sulfat (H2SO4) dan pencampuran Besi (III) klorida (FeCl3) dengan Kalium ferisianida (K3[Fe(CN)6]) dibuat untuk mendeteksi deksametason dalam jamu secara on-site analysis, praktis, dan ekonomis. Pembuatan strip indikator dengan reagen FeCl3 + K3[Fe(CN)6] tidak dapat digunakan karena pereaksi ini tidak menunjukkan perubahan warna ketika dikenakan deksametason, sehingga pereaksi yang akan digunakan adalah H2SO4. Dikarenakan pereaksi yang digunakan adalah asam kuat, sehingga strip indikator berbahan dasar selulosa pelepah pisang akan terhidrolisis dan strip tidak terbentuk, sedangkan strip indikator berbahan dasar PMMA dengan pereaksi H2SO4 berhasil dibuat. Strip indikator menghasilkan perubahan warna ungu seketika dikenakan sampel jamu yang mengandung deksametason. Pereaksi yang digunakan menunjukkan hasil yang selektif mendeteksi deksametason ditandai dengan perubahan warna jingga-pink yang berbeda ketika pereaksi dikenakan dengan zat aktif lain. Strip indikator ini dapat menunjukkan perubahan warna yang masih terlihat oleh mata ketika dikenakan sampel dengan kadar deksametason hingga 13,13ppm. Strip indikator ini juga stabil pada penyimpanan pot salep yang disimpan pada plastik klip berisi silica gel pada suhu ruang hingga 36 hari. Pengujian akurasi strip indikator dilakukan dengan menguji 9 sampel jamu dengan skrining terlebih dahulu menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Hasil menunjukan bahwa 5 sampel (sampel S1, S4, S7, S8, dan S9) positif mengandung deksametason. Hasil tersebut dikonfirmasi menggunakan High Performance Liquid Chromatography (HPLC) dan strip indikator dan menunjukan hasil yang sama. Berdasarkan hasil tersebut, strip indikator berbahan dasar PMMA dengan pereaksi H2SO4 dapat mendeteksi deksametason pada sampel jamu dengan baik.
Kata kunci : Deksametason, Polimer, Strip indikator
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






