
Text
4378- Sintesis dan Karakterisasi Dual Functional Monomer MIP Untuk Isolasi Etil Parametoksi Sinamat dari Ekstrak Kencur Menggunakan Monomer MAA dan TFMAA Dengan EDGMA Sebagai Crosslinker (Steven Imanuel Krisyanto; Prof. Dr. Aliya Nur Hasanah, M.Si; Dr. Rimadani Pratiwi, M.Si)
Etil parametoksi sinamat (EPMS) merupakan senyawa utama pada minyak atsiri tanaman kencur (Kaempferia galanga L.) yang memiliki berbagai aktivitas ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20230045 4378 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4378Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2023 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4378Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Etil parametoksi sinamat (EPMS) merupakan senyawa utama pada minyak atsiri tanaman kencur (Kaempferia galanga L.) yang memiliki berbagai aktivitas farmakologis seperti antimikroba, antiinflamasi, larvasida dan nematisida serta dapat digunakan sebagai tabir surya. Proses ekstraksi senyawa EPMS dengan soxhletasi pada umumnya membutuhkan waktu yang lebih lama sekitar 3-5 hari. Oleh karena itu, diperlukan metode yang lebih cepat dan efisien untuk dapat mengekstraksi EPMS dari tanaman kencur. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan Dual Functional Monomer Molecularly Imprinted Polymer (MIP) yang memiliki kinerja analitik yang lebih baik daripada Single Functional Monomer Molecularly Imprinted Polymer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan kinerja analitik dari sorben MIP yang disintesis dengan rasio mol template: monomer fungsional: crosslinker sebesar 1:7:20 menggunakan metode polimerisasi ruah untuk pemisahan etil parametoksi sinamat dari ekstrak kencur serta perbandingan kinerja analitik soben pada dua proses sintesis yang berbeda: kondisi 1 (sorben didiamkan 24 jam pada suhu 4ºC sebelum diinisiasi) dan kondisi 2 (sorben langsung diinisiasi). Tahapan penelitian ini meliputi sintesis MIP menggunakan template EPMS dan monomer fungsional ganda yaitu asam metakrilat dan trifluorometil asam akrilat dengan metode polimerisasi ruah. Template lalu diekstraksi menggunakan metode soxhletasi yang kemudian dievaluasi kemampuan adsorpsi, kapasitas adsorpsi, dan selektivitas dari MIP. Dalam kedua kondisi polimerisasi, sorben MIP menunjukkan kinerja analitik yang lebih baik dibandingkan dengan Non-Imprinted Polymer (NIP) dengan afinitas sebesar 2,5 mg/g dan indeks homogenitas 1 serta selektif terhadap EPMS apabila dibandingkan terhadap metil sinamat (MS) dengan imprinting factor (IF) sebesar 2,634.
Kata kunci: Etil parametoksi sinamat, asam metakrilat, trifluorometil asam akrilat, monomer fungsional ganda.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






