
Text
4361- Pengukuran Kapasitas Manajemen Kasus Covid-19 di Rumah Sakit Edelweiss Kota Bandung (Erya Oselva Yanuar; Auliya A. Suwantika, Ph.D.; Miski Aghnia Khairinisa, M.Biomed, Sc., Ph.D)
Virus SARS-CoV-2 adalah penyebab penyakit menular yang dikenal sebagai Coronavirus disease 2019 (COVID-19). Penyebarannya yang sangat cepat menuntut ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20230020 4361 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4361Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2022 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4361Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Virus SARS-CoV-2 adalah penyebab penyakit menular yang dikenal sebagai Coronavirus disease 2019 (COVID-19). Penyebarannya yang sangat cepat menuntut rumah sakit untuk meningkatkan kapasitas manajemen kasus saat terjadi lonjakan kasus. World Health Organization telah membuat pedoman instrumen untuk mengukur kapasitas manajemen kasus COVID-19 di rumah sakit. Rumah sakit Edelweiss adalah salah satu rumah sakit swasta yang menangani pasien COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kondisi kapasitas manajemen kasus COVID-19 di Rumah Sakit Edelweiss ditinjau dari aspek manajemen kasus, Sumber Daya Manusia (SDM), obat-obatan terapi COVID-19, alat pelindung diri (APD) dan pencegahan pengendalian infeksi (PPI), laboratorium pemeriksaan COVID-19, peralatan medis, dan vaksinasi COVID-19. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain observasional deskriptif melalui penyebaran survei. Data penelitian diambil dari data primer melalui kuesioner yang dikirimkan kepada Rumah Sakit Edelweiss dan diisi oleh Direktur selaku Top-Level Manager di rumah sakit. Hasil dari penelitian didapatkan rata-rata tertinggi pasien COVID-19 yang dirawat inap sebanyak 507 orang dengan kapasitas tempat tidur sebanyak 196. Dengan kapasitas staf sebanyak 87 Dokter, 112 Perawat, dan 5 Apoteker yang telah mendapatkan pelatihan terkait COVID-19. Kapasitas obat sesuai tatalaksana selalu tersedia sebanyak 81% dan obat yang tidak tersedia sebanyak 19%. Rumah Sakit Edelweiss telah menerapkan langkah-langkah pedoman PPI yang ditunjang dengan penyediaan APD. Kapasitas maksimum tes polymerase chain reaction dalam satu hari sebanyak 200 dan untuk tes antigen sebanyak 250. Kapasitas maksimum peralatan medis seperti kanula intravena sebanyak 500, ventilator non-invasif sebanyak 2, dan Ventilator invasif sebanyak 4. Kapasitas vaksin COVID-19 yang tersedia vaksin moderna dan vaksin CoronaVac yang dilengkapi dengan lemari pendingin khusus vaksin COVID-19.
Kata Kunci: Kapasitas manajemen, COVID-19, Rumah sakit
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






