
Text
4298- Pola dan Determinan Multiple Chronic Conditions Pada Populasi Middle Age dan Lansia di Indonesia (Meliana Griselda; Sofa Dewi Alfian, M.K.M., Ph.D; Imam Adi Wicaksono, M.Si)
Multiple chronic conditions adalah kehadiran dua atau lebih penyakit kronis pada individu yang sama dalam waktu yang bersamaan. Prevalensi multiple ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20220119 4298 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4298Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2022 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4298Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Multiple chronic conditions adalah kehadiran dua atau lebih penyakit kronis pada individu yang sama dalam waktu yang bersamaan. Prevalensi multiple chronic conditions meningkat seiring pertambahan usia dan cenderung tinggi pada populasi lansia. Kendati demikian, kenaikan tersebut mulai terlihat pada populasi usia pertengahan atau middle age. Kenaikan tersebut berdampak buruk bagi ekonomi dan outcome kesehatan negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola dan determinan multiple chronic conditons pada populasi middle age dan lansia di Indonesia berdasarkan data sekunder the Indonesian Family Life Survey (IFLS) tahun 2014 – 2015 secara cross-sectional. IFLS merupakan survei rumah tangga mengenai sosial-kesehatan berkelanjutan. Jumlah sampel yang terlibat dalam penelitian ini adalah 11.867 responden. Analisis regresi logistik dilakukan dalam penentuan prevalensi dan determinan multiple chronic conditions pada sampel. Prevalensi multiple chronic conditions menghasilkan nilai 18,6% dari total populasi yang terdiri dari: 15,6% middle age dan 24,9% lansia dan cenderung lebih tinggi pada populasi: lansia, wanita, bertempat tinggal di kota, tingkat pendidikan tinggi, tidak bekerja, tingkat perekonomian tinggi, mantan perokok, dan obesitas. Hipertensi merupakan penyakit kronis yang mendominasi dari seluruh kombinasi multiple chronic conditions. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi multiple chronic conditions pada populasi middle age dan lansia di Indonesia cukup tinggi terutama pada populasi dengan perilaku kesehatan yang buruk. Oleh karena itu, tenaga kesehatan profesional harus mengintegrasi faktor yang terfokuskan pasien dalam menyusun intervensi manajemen multiple chronic conditions di Indonesia.
Kata kunci: Determinan, faktor risiko, penyakit kronis, multiple chronic conditions, lansia, middle age
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






