Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4292- Peningkatan Kelarutan Simvastatin Menggunakan Polimer HPMCAS, Locust Bean Gum, Natrium Alginat, dan TPGS Dengan Metode Dispersi Padat (Zirly Yusriani Kamilah; Dr. Iyan Sopyan, M.Si; Dr. Sandra Megantara, M.Farm)


Kelarutan dan disolusi memiliki peran penting dalam menentukan bioavailabilitas suatu obat. Simvastatin (SV) merupakan obat penurun kolesterol yang ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202200764292Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4292
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4292
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kelarutan dan disolusi memiliki peran penting dalam menentukan bioavailabilitas suatu obat. Simvastatin (SV) merupakan obat penurun kolesterol yang termasuk ke dalam golongan BCS (Biopharmaceutics Classification System) Kelas II dengan permeabilitas yang tinggi tetapi memiliki nilai kelarutan yang rendah, yaitu 3 x 10-2 mg/L dan bioavailabilitas sebesar 5%. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula dispersi padat yang mampu meningkatkan kelarutan Simvastatin. HPMCAS, Locust Bean Gum, Natrium alginat, dan TPGS merupakan empat kandidat polimer yang akan diseleksi dengan studi in silico untuk dibuat menjadi formula dispersi padat. Dispersi padat dibuat dengan polimer Locust Bean Gum (LBG) yang tidak memiliki ikatan hidrogen dengan Simvastatin, dan polimer Natrium alginat (NA) yang memiliki ikatan hidrogen dengan Simvastatin dengan perbandingan massa 1:1, 1:2, 1:3, 1:4. Terdapat peningkatan kelarutan dan disolusi pada tiap perbandingan obat-polimer dengan peningkatan tertinggi pada formula SV-LBG (1:4) dengan peningkatan kelarutan sebesar 4 kalinya dan peningkatan disolusi sebesar kurang lebih 2 kalinya. Formula tersebut kemudian dikarakterisasi menggunakan instrumen FTIR, DSC, dan PXRD yang kemudian dibandingkan dengan Simvastatin murni, LBG murni, dan campuran fisiknya. Didapati penurunan kristalinitas dari sistem dispersi padat yang mengindikasikan perubahan ke dalam bentuk amorf.
    Kata kunci : Kelarutan, Simvastatin, Dispersi Padat, Locust Bean Gum, Natrium alginat.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi