Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4231- Isolasi dan Identifikasi Senyawa Asetogenin dari Fraksi Etil Asetat Daun Sirsak (Annona muricata L.) (Rizky Fauziati; Yuni Elsa Hadisaputri, MBS.,Ph.D; Dr. Ade Zuhrotun, M.Si)


Tanaman Sirsak (Annona muricata L.) merupakan bagian dari famili Annonaceae yang telah digunakan sebagai obat tradisional secara luas. Sirsak ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202200034231Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4231
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4231
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Tanaman Sirsak (Annona muricata L.) merupakan bagian dari famili Annonaceae yang telah digunakan sebagai obat tradisional secara luas. Sirsak memiliki berbagai aktivitas biologi seperti antikanker, antidiabetes, antihipertensi, antiinflamasi, dan lain-lain. Tanaman sirsak diketahui mengandung berbagai senyawa seperti asetogenin, alkaloid, flavonoid, glikosida, saponin, tannin dan karbohidrat. Asetogenin merupakan senyawa turunan asam lemak rantai panjang yang banyak terdapat pada famili Annonaceae. Asetogenin diketahui memiliki peran dalam berbagai aktivitas biologis tanaman sirsak. Pada penelitian ini dilakukan isolasi senyawa asetogenin dari fraksi etil asetat daun sirsak (Annona muricata L.). Proses fraksinasi dilakukan dengan metode ekstraksi cair-cair menggunakan pelarut n-heksan, etil asetat, dan air, serta diamati pola kromatografinya menggunakan metode kromatografi lapis tipis (KLT). Kemudian, dilakukan pemisahan dengan gabungan metode kromatografi dengan menggunakan kromatografi cair vakum (KCV), kromatografi kolom, dan kromatografi lapis tipis preparatif. Diperoleh 6 subfraksi yaitu subfraksi 1-6 dengan massa masing-masing 1,5 mg, 2,3 mg, 0,5 mg, 2,3 mg, 1 mg, dan 1,1 mg. Subfraksi 5 dan 6 diduga mengandung senyawa asetogenin dengan Rf 0,3 berdasarkan analisis KLT dengan penampak bercak pereaksi Ehrlich. Hasil identifikasi subfraksi 6 menggunakan high resolution time of flight-mass spectrometry (HRTOF-MS) diperoleh 2 senyawa dengan berat molekul 354,07 m/z dengan perkiraan rumus molekul C15H15O10 dan 428,09 m/z dengan perkiraan rumus molekul C32H13O2. Senyawa dengan berat molekul 428,09 m/z diperkirakan merupakan asetogenin dengan struktur yang sederhana.
    Kata kunci: Annona muricata L., sirsak, asetogenin, isolasi
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi