
Text
4230- Uji Sitotoksisitas Senyawa Brazilin Terhadap Lini Sel Ginjal Embrio Manusia (HEK 293), Lini Sel Kanker Payudara (MCF-7 dan MDA-MB 231) (Mamay Krisman; Imam Adi Wicaksono, M.Si; Intan Timur Maisyarah, M.Si., Ph.D)
Kanker merupakan penyakit tidak menular yang menjadi penyebab kematian terbanyak kedua di dunia yang ditandai dengan adanya sel abnormal yang tumbuh ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20220002 4230 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4230Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2021 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4230Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Kanker merupakan penyakit tidak menular yang menjadi penyebab kematian terbanyak kedua di dunia yang ditandai dengan adanya sel abnormal yang tumbuh secara tidak terkendali. Kanker payudara merupakan jenis kanker yang mulai tumbuh pada payudara dimana terjadi pertumbuhan sel yang tidak terkendali dan biasanya membentuk tumor atau terasa sebagai benjolan. Kemoterapi adalah salah satu pengobatan yang dilakukan untuk mengatasi kanker, yaitu dengan memberikan obat secara sistemik. Selain berefek pada sel kanker, kemoterapi juga mempengaruhi sel normal sehingga menyebabkan berbagai efek samping. Penelitian terus dilakuan untuk menemukan kandidat obat baru, termasuk dari senyawa-senyawa yang diisolasi dari dari bahan alam. Brazilin merupakan senyawa yang terkandung dalam beberapa jenis tanaman kayu seperti Caesalpinia echinate, Caesalpinia sappan, Caesalpinia violacea, dan Hematoxylum brasiletto. Pada penelitian ini dilakukan pengujian sitotoksisitas senyawa brazilin terhadap dua lini sel kanker payudara MCF-7 dan MDA MB-231, serta terhadap sel normal embrio ginjal manusia HEK 293 dengan metode WST-8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa brazilin memiliki sitotoksisitas yang kuat terhadap ketiga lini sel dengan nilai IC50 sebesar 28,64 ppm terhadap sel MCF-7; 29,14 ppm terhadap lini sel MDA MB-231; dan sebesar 19,62 ppm terhadap lini sel HEK 293.
Kata kunci: Kanker Payudara, Brazilin, Sitotoksisitas, WST-8.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






