Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

D16- Pengembangan dan Implementasi Diabetes Self-Managemen Education (DSME) Dengan Kolaborasi Dokter, Apoteker dan Perawat Melalui Aplikasi mHealth Terhadap Self-Efficacy, HbA1c dan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 (Lusy Noviani; Prof. Dr. Anas Subarnas, MSc; Prof. Dr. Ajeng Diantini, MS)


International Diabetes Federation (IDF) memprediksi 6,2% atau 10,6 juta
penduduk Indonesia telah didiagnosis diabetes melitus (DM) pada Mei ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP20210104D16Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    D16
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    D16
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • International Diabetes Federation (IDF) memprediksi 6,2% atau 10,6 juta
    penduduk Indonesia telah didiagnosis diabetes melitus (DM) pada Mei 2020 dan
    menjadikan Indonesia sebagai negara penderita DM terbesar ketujuh di dunia.
    Edukasi terstruktur untuk meningkatkan manajemen perawatan DM telah terbukti
    efektif membantu pasien. Namun sayangnya, keterbatasan waktu telah membuat
    konseling berjalan tidak optimal. Disisi lain, penggunaan teknologi saat ini
    merupakan peluang yang dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan dan
    kepercayaan pasien akan kemampuannya dalam menangani penyakit kronis yang
    kompleks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh
    keterlibatan dokter, apoteker dan perawat melalui aplikasi 'Sahabat Diabetes' pada
    self-efficacy, HbA1c, dan kualitas hidup pasien melalui pengembangan dan
    implementasi Aplikasi mHealth berbasis diabetes self-management education
    (DSME)
    Studi uji coba terkontrol secara acak dirancang untuk melibatkan dua
    kelompok [intervensi mHealth (n = 30) dan kelompok kontrol/perawatan biasa (n
    = 30)] dengan prosedur pra dan pasca tes. Partisipannya adalah pasien DM tipe 2
    yang menjalani rawat jalan di RS Atma Jaya (Jakarta, Indonesia) dari Desember
    2019 hingga Februari 2020. Partisipan dalam penelitian ini adalah pasien DM tipe
    2 dengan HbA1c yang tidak terkontrol (> 7) yang direkrut dari Desember 2019
    hingga Februari 2020. Pasien yang menerima intervensi DSME via aplikasi
    mHealth dikomparasi dengan kelompok kontrol yang menerima konseling
    konvensional selama 3 bulan. DSME diukur dengan pengukuran pre dan post
    HbA1c, Diabetes Self-Efficacy Questionnaire (DSEQ), dan kuesioner EQ-5D-3L,
    signifikansi ditetapkan ke P
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi