
Text
4218- Hubungan Asupan Vitamin K Yang Bersumber dari Makanan Terhadap Prothrombin Time-International Normalized Ratio (PT-INR) Pada Pasien Dengan Terapi Warfarin di Salah Satu Rumah Sakit Kota Bandung (Syifa Salsabila; Dika Pramita Destiani,M.Farm; Norisca Aliza P., M.Farm)
Antikoagulan oral telah digunakan selama lebih dari 50 tahun untuk mencegah tromboemboli pada beberapa kondisi kardiovaskular. Salah satu jenis ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20210101 4218 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4218Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2021 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4218Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Antikoagulan oral telah digunakan selama lebih dari 50 tahun untuk mencegah tromboemboli pada beberapa kondisi kardiovaskular. Salah satu jenis antikoagulan oral yaitu antagonis vitamin K (VKA). Warfarin merupakan salah satu antikoagulan jenis VKA yang banyak digunakan di seluruh dunia. Warfarin menghasilkan efek antikoagulan dengan menghambat regenerasi vitamin K hidrokuinon dari vitamin K epoksida dan enzim reduktase dalam siklus vitamin K. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan asupan vitamin K yang bersumber dari makanan terhadap nilai PT-INR pada pasien dengan terapi warfarin. Penelitian dilakukan pada bulan Maret hingga Juni 2021 di Rumah Sakit Hasan Sadikin. Metode pada penelitian ini bersifat cross sectional dengan pengambilan data secara observasional yang dilakukan menggunakan lembar observasi asupan vitamin K. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan jumlah pasien yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 76 pasien. Asupan vitamin K dibagi menjadi 3 kelompok dengan kategori rendah (195,7 μg/hari) sebanyak 33 pasien (43,4%). Nilai PT-INR dikelompokan menjadi 3 kategori yang terdiri dari kategori rendah (3,0) sebanyak 11 pasien (14,5%). Hasil analisis statistik nilai signifikansi pada uji Chi square antara asupan vitamin K dan PT-INR sebesar 0,768 dimana nilai signifikasinya lebih besar dari 0,05. Pada uji regresi linear yang dilakukan antara variabel bebas seperti jenis kelamin, usia, BMI, indikasi warfarin, dosis warfarin, interaksi obat dan penyakit penyerta terhadap PT-INR, didapatkan variabel yang signifikan adalah interaksi obat simvastatin dengan nilai p-value 0,020 dimana simvastatin dapat mempengaruhi PT-INR. Kesimpulan dari penelitian ini adalah asupan vitamin K tidak berhubungan secara signifikan terhadap PT-INR.
Kata kunci: Warfarin, asupan vitamin K, prothrombin time-international normalized ratio (PT-INR)
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






