
Text
4187- Stabilitas Sediaan Oftalmik Gel In Situ Kloramfenikol Ditinjau dari Segi Efektivitas Secara Mikrobiologi (Monica Lintang Kurniasari; Insan Sunan K., M.KM; Sri Agung FK., M.Si.)
Sediaan oftalmik gel in situ adalah larutan yang mengalami fase transisi reversibel (sol-gel-sol) disebabkan oleh perubahan polimer karena proses ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20210070 4187 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4187Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2021 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4187Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Sediaan oftalmik gel in situ adalah larutan yang mengalami fase transisi reversibel (sol-gel-sol) disebabkan oleh perubahan polimer karena proses pembentukan struktur kompleks sebagai responsnya terhadap lingkungan. Gel in situ dapat meningkatkan waktu retensi obat pada mata, meningkatkan bioavaibilitas, meminimalkan penyerapan sistemik dan mengurangi rejimen dosis sehingga kepatuhan pasien meningkat. Telah dilakukan studi optimasi, formulasi dan evaluasi gel in situ kloramfenikol secara fisika, kimia dan mikrobiologi, diketahui bahhwa formula dengan campuran basis poloxamer 407 (5%) dan HPMC (0,45%) merupakan formula yang paling optimal. Studi stabilitas diperlukan untuk memastikan efektivitas, kualitas, keamanan dan efikasi produk selama masa penyimpanan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui stabilitas sediaan oftalmik gel in situ kloramfenikol dengan campuran basis poloxamer 407 (5%) dan HPMC (0,45%) pada variasi kondisi penyimpanan ditinjau dari segi efektivitas secara mikrobiologi. Metode penelitian ini meliputi formulasi sediaan dan uji stabilitas dari segi efektivitas mikrobiologi. Hasil penelitian menunjukkan diameter hambat sediaan oftalmik gel in situ kloramfenikol tergolong sangat kuat terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25923. Berdasarkan analisis anova one way terdapat perbedaan signifikan lama penyimpanan terhadap zona hambat gel in situ kloramfenikol. Sediaan oftalmik gel in situ kloramfenikol berbasis Poloxamer 407 (5%) dan HPMC (0,45%) stabil di suhu climatic chamber (40±2°C/ 75% RH), suhu ruang (25±2℃/ 60% RH±5%), dan suhu dingin (5±3℃) selama 90 hari penyimpanan ditinjau dari segi efektivitas mikrobiologi.
Kata kunci : Gel in situ, stabilitas, efektivitas mikrobiologi, kloramfenikol, poloxamer 407, HPMC.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






