
Text
4169- Isolasi dan Karakterisasi Selulosa Mikrokristal dari Nanas (Ananas comosus (L.) Merr (Nurvyllaeli Agustin; Prof. Dr. Marline Abdassah, MS; Dr. rer. nat. Anis Y. Chaerunisaa, M.Si)
Selulosa mikrokristal diperoleh dari reaksi hidrolisis α-selulosa dengan asam mineral. α-selulosa yang digunakan pada pembuatan selulosa ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20210052 4169 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4169Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2021 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4169Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Selulosa mikrokristal diperoleh dari reaksi hidrolisis α-selulosa dengan asam mineral. α-selulosa yang digunakan pada pembuatan selulosa mikrokristal dapat diperoleh dari tumbuhan berserat. Nanas merupakan salah satu tumbuhan berserat yang dapat digunakan sebagai bahan baku isolasi selulosa mikrokristal. Hasil penilitian menunjukkan bahwa kondisi optimum untuk isolasi selulosa mikrokristal dari buah nanas saat proses hidrolisis adalah dengan menggunakan HCl dengan konsentrasi 2,5 N dan kondisi optimum untuk isolasi selulosa mikrokristal dari daun nanas adalah dengan menggunakan HCl dengan konsentrasi 3 N pada suhu 105℃ selama 10-15 menit. Rendemen yang diperoleh untuk selulosa mikrokristal buah nanas adalah 10,68% dan untuk selulosa mikrokristal daun nanas adalah 23,6%, hasil analisis gugus fungsi dengan FTIR menunjukkan bahwa selulosa mikrokristal hasil isolasi memiliki spektrum dan gugus fungsi yang serupa dengan Avicel® PH 102. Ukuran partikel dari selulosa mikrokristal buah nanas dengan konsentrasi HCl 2,5 N dan selulosa mikrokristal daun nanas dengan konsentrasi HCl 3 N secara berturut-turut adalah 141,3 μm dan 120,5 μm. Hasil karakterisasi berdasarkan pharmaceutical grade dari selulosa mikrokristal buah nanas dibandingkan dengan selulosa mikrokristal dari daun nanas adalah susut pengeringan 3,26% dan 0,39%; sisa pemijaran 0,087% dan 0,072%; pH 6,43 dan 6,23; cemaran bakteri 10 cfu/g dan cemaran jamur 0 cfu/g; logam berat ≤0,01 mg/L; titik leleh 256,1℃ dan 265,2℃; kelembapan 3,98% dan 3,87%; dan bilangan permanganat 2,55% dan 0,065%. Sedangkan hasil karakterisasi sifat fisikokimia serbuk selulosa mikrokristal buah nanas dibandingkan dengan selulosa mikrokristal dari daun nanas adalah sudut istirahat 25,37° dan 33,89°; daya alir 9,274 g/s dan 1,576 g/s; rasio Hausner 1,252 dan 1,829; indeks Carr 20,13 dan 45,34; dan kerapatan sejati 1,625 g/cm3 dan 1,523 g/cm3.
Kata kunci : nanas, selulosa mikrokristal, fisikokimia, pharmaceutical grade
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






