Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4134- Review: Aktivitas Antiscabies Pada Tanaman Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao L.) (Umi Azizah A.M.; Prof. Dr. Resmi Mustarichie, M.Sc; Dra. Sulistianingsih, M.Kes)


Scabies merupakan salah satu penyakit yang menyerang kulit dan disebabkan oleh aktivitas kutu, sehingga membuat radang pada kulit. Kondisi tersebut ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202100384134Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4134
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4134
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Scabies merupakan salah satu penyakit yang menyerang kulit dan disebabkan oleh aktivitas kutu, sehingga membuat radang pada kulit. Kondisi tersebut apabila dibiarkan dapat berpotensi menjadi masalah serius hingga timbulnya luka lesi pada kulit. Berbagai pengobatan telah dilakukan menggunakan obat-obatan kimia untuk menyembuhkan penyakit ini, akan tetapi banyak dari pengobatan ini mempunyai efek samping yang tidak dapat ditoleransi serta adanya resistensi obat. Pencarian pengobatan alternatif untuk mengobati scabies dengan menggunakan tanaman tradisional merupakan salah satu pendekatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasahan ini. Namun masih banyak tanaman-tanaman yang berpotensi sebagai antiscabies tetapi belum dikaji lebih lanjut. Tanaman buah kakao (Theobroma cacao L) adalah salah satu tanaman yang potensial digunakan untuk pengobatan scabies dengan memanfaatkan bagian kulit buahnya. Review ini akan mengkaji lebih dalam mengenai kemungkinan penerapan kakao untuk pengobatan scabies dengan meninjau senyawa metabolitme sekunder yang terkandung didalamnya serta melibatkan tabel perbandingan berbagai tanaman yang sudah diteliti sebagai pengobatan scabies sebelumnya. Dari studi literatur yang dilakukan didapatkan bahwa kakao mengadung flavonoid yang dapat berpotensi sebagai antioksidan dan mempunyai aktivitas sebagai antibakteri, antiinflamasi. Selain itu juga mengandung metabolitme sekunder lain seperti tannin, saponin, dan alkaloid yang diketahui mampu mengobati dan menyembuhkan luka pada scabies dan disimpulkan bahwa kakao memiliki kecocokan kandungan senyawa dengan tanaman lain sehingga dapat dijadikan alternatif pengobatan scabies yang baru.
    Kata kunci: scabies, Theobroma cacao L, antiscabies, flavonoid
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi