Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

T233- Polimerik Nanopartikel α-Mangostin Berbasis Kitosan Tripolifosfat dan Uji Sitotoksisitas Pada Lini Sel Kanker Payudara MCF-7 (Agus Rusdin; Nasrul Wathoni, M.Si., Ph.D; Prof. Muchtaridi, M.Si., Ph.D; Prof. Dr. Eng. I Made Joni, M.Sc)


α-Mangostin, merupakan senyawa turunan xanton yang diisolasi dari ekstrak kulit manggis Garcinia mangostana L. Senyawa ini memiliki khasiat ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP20210024Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    -
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    NONE
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • α-Mangostin, merupakan senyawa turunan xanton yang diisolasi dari ekstrak kulit manggis Garcinia mangostana L. Senyawa ini memiliki khasiat antikanker yang sangat potensial, namun memiliki sifat kelarutan yang kurang baik dalam air dan selektivitas yang rendah terhadap sel kanker. Pendekatan formulasi nanopartikel polimerik dapat digunakan untuk menutupi masalah ini. Penelitian ini bertjuan untuk melakukan formulasi nanopartikel polimerik α-mangostin berbasis biopolimer kitosan sebagai carrier pembawa (αM-Ch) yang dienkapsulasi menggunakan variasi jenis polimer untuk terapi kanker payudara. Nanopartikel dibuat dengan metode gelasi ionik dan menggunakan teknik spray pyrolysis. Karakterisasi dan evaluasi nanopartikel polimerik diuji meliputi morfologi, ukuran partikel, efisiensi penjerapan, drug loading, Fourier transform infrared (FTIR), X-ray diffraction (XRD), differential scanning calorimetry (DSC), kelarutan jenuh, in-vitro release dan uji sitotoksisitas. Ukuran partikel diperoleh pada kisaran 200-400 nm dengan efisiensi penjerapan (70-99 %). Formula αM-Ch/Eu, αM-Ch/Cr dan αM-Ch/Si NPs menunjukan bentuk partikel bulat sempurna, sedangankan untuk αM-Ch/Al dan αM-Ch/PEG menunjukan terjadinya aglomerasi pada sebagian partikel. Studi FTIR, XRD dan DSC menunjukan bahwa α-Mangostin terdispersi secara molekuler dalam sistem matriks kitosantripolifosfat. Studi in-vitro release menunjukan bahwa formula αM-Ch/Cr memiliki profil sustained release system. Uji efektivitas antikanker payudara formula (αM-Ch/Cr) menunjukan bahwa formulasi nanopartikel polimerik mampu meningkatkan sitotoksisitas dari α-Mangostin terhadap lini sel kanker payudara sel MCF-7 dengan nilai IC50 (4.7 μg/mL) dibandingkan dengan α-Mangostin yang tidak diformulasi IC50 (8.2 μg/mL). Hasil ini menunjukkan bahwa nanopartikel polimerik menjadi salah satu teknik pendekatan yang memiliki potensi kuat untuk meningkatkan sifat fisikokimia dan efek sitotoksisitas dari senyawa α-mangostin sebagai agen terapi kanker payudara.
    Kata kunci: α-Mangostin, nanopartikel polimerik, antikanker payudara.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi