
Text
4121- Review: Asosiasi Polimorfisme Gen Dengan Sel B Autoreaktif Sebagai Faktor Risiko Kejadian Lupus Sistemik Eritematosus (LES) (Iznintyas Ajeng Marelizka; Melisa Intan B., Dr. Med. Sc; Dr. Tiana Milanda, M.Si)
Lupus EritematosusSistemik (LES) adalahinflamasikronik. Penyakitinilebihseringmuncul pada wanita. Gejala yang biasanyamunculadalahterlihat pada ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20200183 4121 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4121Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2020 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4121Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Lupus EritematosusSistemik (LES) adalahinflamasikronik. Penyakitinilebihseringmuncul pada wanita. Gejala yang biasanyamunculadalahterlihat pada kulit, tetapisebenarnya LES dapatmenyerangjaringansehat di seluruhsistem organ. Walaupunpenyebabdari LES telahdilaporkansebagaipenyakit yang menyerangsistemimun dan merusakjaringansehatserta organ-organ lalumengarahkepadainflamasi dan kematiansel, tetapietiologi dan patogenesisdari LES masihbelumditemukansecarapasti. Banyak penelitian yang telahmenyebutkanbahwapenyebabutamadari LES diakibatkanadanyafaktorgenetik dan lingkungan. Kajian pustaka kali inimembahastentangpolimorfisme pada gen BAFF, FCGR2B, PTPN22, dan IRF5 sebagai gen yang memilikiperan pada responimunadaptif dan regulasisel B. Polimorfisme gen dapatmenyebabkanpenyimpanganregulasiatauekspresiberlebihandari protein yang dikodesehinggamenggangguregulasi normal. Polimorfisme yang terjadiinimungkinmemilikipotensialmenjadifaktorrisikodaripenyakit LES dan dapatdigunakanuntukmendeteksi LES di tahapawalpenyakit.
Kata kunci: Responimunadaptif, polimorfismegenetik, lupus sistemikeritomatosus.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






