Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4112- Review: Metode Analisis Sidik Jari Kromatografi Tumbuhan Berdasarkan Senyawa Penanda (Felia Rizka Sudrajat; Mutakin, Ph.D.; Dr. Febrina Amelia Saputri, M.Farm)


Tumbuhan mengandung komponen-komponen kimia kompleks yang secara sinergis menghasilkan efek terapeutik. Saat ini, tumbuhan banyak ditelusuri dan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202001734112Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4112
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4112
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Tumbuhan mengandung komponen-komponen kimia kompleks yang secara sinergis menghasilkan efek terapeutik. Saat ini, tumbuhan banyak ditelusuri dan dikembangkan untuk digunakan sebagai bahan baku obat herbal ataupun suplemen. Kompleksitas komponen kimia dalam tumbuhan masih menjadi tantangan dalam kontrol kualitassebagai bahan baku obat atau suplemen. Metode analisis sidik jari yang direkomendasikan oleh WHO sejak tahun 1991, merupakan metode dalam kontrol kualitas tumbuhan herbal yang memberikan informasi karakteristik komponen kimia dalam tumbuhan. Analisis sidik jari menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT)dengan teknik deteksi Diode Array Detector (DAD) atau Spektrometri Massa (SM) menjadi metode yang banyak digunakan diantara jenis kromatografi lain dalam analisis sidik jari. Kajian pustaka ini bertujuan untuk menjelaskan aplikasi analisis sidik jari kromatografi tumbuhan berdasarkan senyawa penanda untuk kontrol kualitas sebagai bahan baku obat atau suplemen. Sumber data yang digunakan dalam kajian pustaka berasal dari jurnal-jurnal dan buku mengenai analisis sidik jari tumbuhan berbasis Pubmed, Science Direct, dan Google Scholar. Analisis sidik jari memberikan informasi seluruh komponen kimia yang dapat merepresentasikan kualitas tumbuhan. Namun, sidik jari kromatografi sederhana tidak cukup untuk mewakili karakteristik kimia tumbuhan yang terlalu kompleks, maka kombinasi analisis sidik jari dengan metode lain, seperti kemometrik, DNA barcoding, multi fingerprint, dan analisis kuantitatif multikomponen dengan marker tunggal (QAMS).

    Kata kunci : analisis sidik jari, tumbuhan, kontrol kualitas
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi