Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4068- Toksisitas Akut Kombinasi Ekstrak Daun Pepaya, Herba Meniran dan Rimpang Kunyit (Sarah Rahmatia Agustin; Dr. Yasmiwar Susilawati, M.Si.; Dr. Eli Halimah, MS


Tanaman pepaya (Carica papaya L.), meniran (Phyllanthus niruri), dan kunyit (Curcuma domestica Val.)banyak digunakan sebagai tanaman obat untuk ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202001284068Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4068
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4068
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Tanaman pepaya (Carica papaya L.), meniran (Phyllanthus niruri), dan kunyit (Curcuma domestica Val.)banyak digunakan sebagai tanaman obat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Berdasarkan penelitian terdahulu, telah dilakukan penelitian aktivitas imunomodulator terhadap kombinasi ketiga tanaman tersebut dan diketahui berpotensi sebagai imunomodulator alami. Perlu dilakukan penelitian untuk meneliti standar keamanan kombinasi ekstrak daun pepaya, herba meniran dan rimpang kunyit. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui efek pemberian kombinasi ekstrak daun pepaya, herba meniran dan rimpang kunyit terhadap gejala-gejala toksik,LD_50dan histopatologi ginjal dan hati hewan uji. Metode yang digunakan pada studi ini adalah metode fixed dose dengan hewan uji mencit betina yang dibagi menjadi 2 uji yaitu uji pendahuluan dan uji utama. Uji pendahuluan dilakukan untuk menentukan dosis yang menimbulkan kematian dengan dosis bertingkat 5, 50, 300, dan 2000 mg/kgB. Hasil pada uji pendahuluan menunjukkan tidak adanya kematian hingga dosis 2000 mg/kgBB. Selanjutnya pada uji utama, mencit betina dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok kontrol (PGA 2%), dan kelompok uji dengan dosis 2000 mg/kgBB. Hasil penelitian uji utama menunjukkan bahwa tidak terdapat kematian setelah pemberian dosis 2000 mg/kgBB selama 14 hari, sehingga nilai LD_50 lebih besar dari 2000 mg/kgBB. Pada pengamatan gejala toksik, pemberian kombinasi ekstrak daun pepaya, herba meniran dan rimpang kunyit tidak memberikan pengaruh signifikan pada parameter sistem saraf pusat dan otonom.Pada pemeriksaan histopatologi, pemberian kombinasi ekstrak daun pepaya, herba meniran dan rimpang kunyit secara kualitatif memperlihatkan adanya perubahan pada gambaran histopatologi hati dan ginjal, yaitu berupa degenarasi hidropik, degenerasi lemak, infiltrasi sel radang dan nekrosis, namun belum dapat ditentukan seberapa besar perubahannya karena belum ditentukan secara kuantitatif.

    Kata kunci : Toksisitas akut, Carica papaya, Phyllanthus niruri, Curcuma domestica.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi