
Text
4053- Uji Toksisitas Akut Ekstrak Etanol Daun Hantap (Sterculia urceolata J.E.Smith) (Erlin Elisabeth Hutapea; Dr. Nyi Mekar Saptarini, M.Si; Dr. Eli Halimah, MS)
Tanaman hantap (Sterculia urceolata J. E. Smith) dari famili Malvaceae tersebar luas di Indonesia. Bagian daun tanaman digunakan secara tradisional ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20200113 4053 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4053Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2020 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4053Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Tanaman hantap (Sterculia urceolata J. E. Smith) dari famili Malvaceae tersebar luas di Indonesia. Bagian daun tanaman digunakan secara tradisional untuk mengatasipanas dalam, sariawan, perut kembung, sembelit, sebagai ekspektoran, pembersih dan penguat rambut, sertamelancarkan persalinan.Namun, belum ada pembuktian secara ilmiah mengenai tingkat keamanan ekstrak etanol daun hantap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai toksisitas akut (LD50), tingkat keamanan, sertagejala toksik ekstrak etanol daun hantap. Pengujian toksisitas akut dilakukan terhadap mencit kelompok kontrol dan kelompok variasi dosis (70, 700,1400, 7000, dan 21000 mg/kg BB mencit) yang diberikan sediaan ekstrak etanol daun hantap secara peroral.Hasil penelitian menunjukkan pemberian ekstrak etanol daun hantap memberikan pengaruh signifikan pada sistem saraf pusat dengan menurunkan efek gelantung dan retablismen. Pengamatan bobot badan menunjukkan dosis 21000 mg/kg BB mencit berpengaruh terhadap bobot badan mencit.Hasil menunjukkan tidak terjadi kematian mencit hingga pada dosis 21000 mg/kg BB mencit, sehingga didapat LD50 lebih besar dari 21000 mg/kg BB mencit atau setara dengan 15000 mg/kg BB tikus termasuk dalam kategori relatif tidak membahayakan.
Kata kunci: Daun Hantap (Sterculia urceolata J. E. Smith), Toksisitas Akut, LD50, Gejala Toksik.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






