Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4040- Aktivitas Inotropik dan Kronotropik Ekstrak Etanol Rimpang Lengkuas (Alpinia galanga (L.) Willd.) Pada Jantung Katak (Fejervarya cancrivora Gravenhorst.) (Nurike Susendi; Prof. Dr. Sri Adi Sumiwi, MS; Imam Adi Wicaksono, M.Si)


Agen inotropik dan kronotropik merupakan salah satu dari terapi gagal jantung, yang berfungsi sebagai menaikkan kontraktilitas jantung sehingga ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202001004040Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4040
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4040
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Agen inotropik dan kronotropik merupakan salah satu dari terapi gagal jantung, yang berfungsi sebagai menaikkan kontraktilitas jantung sehingga jantung dapat memompa darah dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas inotropik dan kronotropik dari esktrak etanol eimpang lengkuas (Alpinia galanga (L.) Willd.) pada jantung katak (Fejervarya cancrivora Gravenhorst.). Metode yang digunakan dalam ekstraksi adalah maserasi dan metode pengujian aktivitas inotropik dan kronotropik dengan pemberian ekstrak secara in situ ke jantung katak. Hasil yang diamati dalam penelitian ini menggunakan data AUC kardiogram untuk mengetahui aktivitas inotropik dan detak jantung untuk aktivitas kronotropik. Hasil penelitian bahwa ekstrak etanol rimpang lengkuas dosis 1000, 500, 250, 125 dan 62,5 mg/kgBB memiliki efek inotropik positif secara berturut-turut sebesar 22,60; 15,58; 38,96; 22,08dan 24,04% serta efek kronotropik negatif secara berturut-turut sebesar 22,08; 19,94; 29,6; 30,16 dan 9,95%. Hasil statistik menggunakanuji non parametrik Kruskal Wallis menunjukkan bahwa data rata-rata AUC tidak memiliki perbedaan yang signifikan karena nilai Asymp. Sig. 0,143 (p>0,05).dan uji one way ANOVA menunjukkan bahwa data detak jantung memiliki perbedaan nilai rata-rata yang signifikan karena nilai Sig. 0,021 (p
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi